All Blogger Trick

Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Ust. Jefri Al-Buchori Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Motor

Ustadz Jeffry Al-Buchory

Ustadz Jeffry Al-Buchory meninggal dunia dalam kecelakaan tunggal lalu lintas di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan. Motor yang dikendarai Uje diduga dipacu dalam kecepatan tinggi dan menabrak pohon palem di depan rumah di Jl Gedung Hijau Raya No 17.

Pengamatan detikcom, lokasi kejadian tepat berada di depan sebuah rumah berpagar merah. Bila dari arah Lebak Bulus, lokasi kejadian berada 50 meter setelah bundaran Pondok Indah menuju Pondok Pinang.

Terdapat beberapa pohon palem dengan tinggi puluhan meter berderet di depan rumah tersebut. Terlihat salah satu pohon palem terkoyak di bagian pangkalnya. Koyakan kulit dan batang pohon itu diduga akibat benturan motor yang ditunggangi Uje.

Sekitar tiga meter dari pohon yang koyak itu terlihat rumput yang berhamburan. Tanah yang berada di bawah rumput hijau terlihat tercungkil dan berhamburan ke jalanan. Tidak ada marka jalan di sekitar jalanan tersebut.

Di pagi hari, saat matahari mulai terbit, jalur di lokasi kejadian lengang. Namun di arah sebaliknya ruas tersebut terlihat ramai oleh hilir mudik kendaraan motor dan mobil.

Uje mengalami kecelakaan di bundaran kawasan Pondok Indah atau menabrak pohon di depan rumah yang beralamatkan di Jl Gedung Hijau Raya No 17, Jakarta Selatan. Peristiwa tersebut terjadi sekitar 01.00 WIB. Uje sempat dirujuk ke RS Pondok Indah dan dirujuk ke RS Fatmawati. Uje meninggal di usia 40 tahun.

Heboh! Batu Hitam Nenek Siniyati Dipercaya Mampu Obati Segala Penyakit

Nenek Siniyati bercerita, pertama kali menemukan batu ajaib ini secara tidak sengaja beberapa hari lalu. Saat itu dia baru pulang dari pasar untuk membeli ketan. Dalam perjalanan pulang, Nenek Siniyati merasa dalam plastik pembungkus ketannya ada yang bergerak-gerak layaknya ikan lele. Setelah diperiksa, di dalam plastik tidak ada ikan lele namun hanya bongkahan batu kecil berwarna kehitaman.

Merasa ada yang aneh dengan batu tersebut, Nenek Siniyati kemudian berinisiatif membawanya pulang sekadar untuk dilihat, Pada malam harinya, Nenek Siniyati justru bermimpi ditemui seorang kakek tua yang mengenakan busana ala keraton. Dalam mimpinya, Nenek Siniyati diberi perintah untuk menolong orang-orang yang membutuhkan pertolongan dengan batu yang ada di tangannya. Beberapa lama kemudian ada seorang tetangganya yang mengeluh sakit reumatik, dan Nenek Siniyati bermaksud coba-coba mengobatinya dengan cara seperti yang pernah dilakukan dukun cilik Ponari.
 
Setelah air celupan batu diminum, tanpa diduga sakit reumatik tetangganya langsung sembuh. Berita ini pun terus menyebar dari mulut ke mulut, sehingga banyak warga yang berharap kesembuhan setelah meminum air celupan batu tersebut.


Nenek Siniyati mengaku tidak tahu menahu jenis penyakit apa saja yang bisa disembuhkan dengan batu ajaibnya, sebab menurutnya dia hanya ingin menolong saja dengan membaca basmalah dan mempercayai kesembuhannya kepada tuhan yang maha esa. Sementara itu, pasien Nenek Siniyati ternyata bukan hanya tetangga desa. Salah satunya Ana Purwati warga Desa Lestari Kecamatan Patianrowo-Nganjuk, Jawa Timur. Ana mengaku sengaja datang karena ingin mencoba berobat setelah mendengar banyak warga yang mengaku sembuh pasca-berobat pada Nenek Siniyati.

Sumber: http://yafi20.blogspot.com/2011/12/batu-sakti-nenek-siniyati-gegerkan.html

Charmian Chen And Monkey in Bali

Charmian Chen And Monkey in Bali. Mahasiswi Taiwan mendadak menjadi model dan terkenal setelah berlibur di Bali. Ia digerayangi oleh beberapa monyet, bajunya ditarik-tarik sampai payudaranya terbuka. Peristiwa itu kebetulan ada yang mengadikannya dengan kamera, lalu fotonya beredar ke seluruh dunia.

Charmian Chen And Monkey in Bali. Charmian Chen,mahasiswi yang dimaksud, baju atasnya di tarik oleh monyet saat Chen menikmati monkey forest di daerah Ubud. Mungkin monyet tersebut merasa Chen terlalu banyak mengenakan pakaian. Tentu hal ini mengejutkan dan membuat malu Chen. Wajahnya merah merona saat itu.

Charmian Chen And Monkey in Bali. Rupanya kejadian ini dipicu oleh jagung yang jatuh ke arah Chen. Gambar kejadian telah menjadi berita utama di stasiun televisi Taiwan. Telah pula menyebar ke seluruh dunia, muncul di situs blog dan forum di AS dan Inggris.

Saat Chen kembali ke Taiwan,banyak sekali yang minta Chen untuk menambah teman di Facebook.

Chen sepertinya senang atas kejadian ini.Ia pun sempat diberi julukan gadis monyet. (Berita2.com)

Forum Nahdiyin: Antara Adu Domba dan Mencela Ulama. Astaghfirullah!

Nilai ilmiah dan akademis dalam acara bertajuk bedah buku agama yang digelar warga Nahdlatul Ulama (NU) yang tergabung dalam FOSWAN (Forum Silaturrahmi Warga Nahdliyin) menjadi kabur, karena dikotori hujatan dan caci maki terhadap ulama dan hujatan terhadap sesama Muslim.

Salah satu materi Tabligh Akbar bertema “Ulama Sejagad Menggugat Salafi-Wahabi” di Masjid Nurul Ikhwan Perumnas III Bekasi, Ahad (20/11/2011), adalah bedah buku terbitan FOSWAN.

Dalam pemaparannya, tanpa ta’zhim sedikitpun, Ketua Lembaga Bahsul Masail FOSWAN Drs Muhammad Bukhori Maulana MA menyebut nama-nama ulama besar tanpa rasa hormat sedikitpun. Ia menuding para ulama itu telah diberhalakan oleh kaum Salafi Wahabi.

“Ibnu taimiyyah dalam kitabnya Majmu’ Fatawa, kalau kita bicara Salafi Wahabi kita musti bicara makhluk ini. Makhluk ini hampir menjadi berhalanya kaum Salafi. Saya berdoa kepada Allah semoga orang-orang Salafi dengar kata-kata saya. Ibnu Taimiyah itu hampir diberhalakan oleh Salafi Wahabi. Bin Baz hampir diberhalakan atau mungkin sudah jadi berhala oleh Salafi Wahabi. Nashiruddin Albani hampir diberhalakan atau mungkin sudah jadi berhala kaum Salafi Wahabi. Al-Jibrin hampir diberhalakan atau mungkin sudah diberhalakan oleh Salafi Wahabi. Karena kenapa? Karena seluruh pendapat mereka dianggap mutlak benar maka siapa yang berbeda pendapat dengan Albani, Al-Jibrin, Al-Utsaimin, Ibnu Taimiyyah semuanya dianggap sesat dan bid’ah,” ujarnya berapi-api di hadapan ratusan jamaah.

Tak puas mencaci-maki kelompok Salafi, lulusan Pesantren Lirboyo Kediri ini juga menuding Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai wajah lain kaum Salafi Wahabi yang memberhalakan ulama.

“Kalau saya ditanya, ini kalau ada orang PKS tolong dilaporin sama pengurusnya. PKS dengan Wahabi itu sama nggak? Sama bin sama, bedanya apa? Bedanya setipis jenggot mereka dengan jenggot Salafi,” tegasnya.

Tak hanya itu, Bukhori juga menuding PKS membohongi warga Nahdiyin dengan pura-pura tahlilan dan maulidan jelang Pemilu untuk meraup suara sebanyak-banyaknya. “Kalau mereka tahlilan, bohong! Itu kalau mau Pemilu saja. PKS ngadakan Maulid Nabi juga, kalau Pemilu saja! Jadi siapa yang bodoh kalau milih PKS itu?” jelasnya.

Dengan kutipan-kutipan sarkasme yang konfrontatif sesama Muslim seperti itu, tak jelas di mana nilai ilmiah dan akademisnya. Padahal ‘bahasa menunjukkan bangsa’ dan ‘air beriak tanda tak dalam.’

Sesama muslim seharusnya ruhama baynahum (saling berkasih sayang), bukan asyidda’ (bersikap keras/garang). Qul khairan aw liyasshmut, ya ustadz. [taz, ahmed widad] (Voa-Islam.com)

Wah! Sebelum Kabur Ternyata Nazaruddin Sowan ke SBY

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat (PD), Marzuki Alie mengakui bahwa mantan Bendahara Umum PD Muhammad Nazaruddin memang sempat bertemu dengan Ketua Dewan Pembina PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Cikeas, sebelum kabur ke Singapura pada 23 Mei lalu. Tapi, menurut Marzuki, Nazaruddin dipanggil SBY justru karena hendak dipecat.

"Jadi, dipanggil ke Cikeas itu untuk dipecat dan lalu dia kabur ke Singapura. Bukan koordinasi, melainkan dipecat sebagai bendahara umum partai," ujar Marzuki Alie kepada wartawan di gedung DPR, Senayan Jakarta, Rabu (30/11).

Marzuki menambahkan, pertemuan di Cikeas dengan agenda pemecatan Nazaruddin itu dipimpin langsung oleh SBY selaku Ketua Dewan Pembina sekaligus Ketua Dewan Kehormatan PD SBY.

Sebelumnya pada persidangan perdana di pengadilan Tipikor, Nazaruddin mengaku sempat ke Cikeas bertemu SBY sebelum akhirnya kabur ke Singapura. "Tanggal 23 Mei saya dipanggil ke Cikeas oleh Pak SBY dan pengurus Demokrat lainnya, terus saya berangkat ke Singapura," tutur Nazaruddin.

Tanggal 23 Mei 2011 diketahui adalah hari di mana Nazaruddin mulai meninggalkan Indonesia ke Singapura. Nazaruddin protes karena pertanyaan penyidik bukan soal pertemuan di Cikeas sebelum Nazaruddin pergi ke Singapura, melainkan langsung soal kepergiannya ke Singapura.

"Diskip aja (dilewatkan), yang ditanyakan dari Singapura. Jelas ada yang ingin ditutup-tutupi," katanya. (fas/jpnn)

Gories Mere Terlibat Korupsi Solar Home System Kementrian ESDM?

Lagi-lagi petinggi kepolisian diduga terlibat kasus korupsi. Kali ini yang jadi "bintangnya" adalah Gories Mere dari BNN sekaligus anggota senior Tim Densus 88 Anti Teror.

Seperti diberitakan situs Seruu.com, Gories Mere disebut dalam Berkas Acara Pemeriksaan (BAP) terdakwa kasus korupsi proyek solar home system (SHS) di Kementrian ESDM, Ridwan Sanjaya. 

Ridwan Sanjaya mengungkap adanya politisi, petinggi kepolisian dan kejaksaan yang diduga bermain dalam proyek yang didanai APBN tahun 2009.

Penasihat hukum bagi Ridwan Sanjaya, Sofyan Kasim, menegaskan bahwa kliennya menjadi pesakitan lantaran proyek yang dipersoalkan KPK itu merupakan pesanan. "Dari DPR Sutan Bhatoegana, Polri ada Gories Mere dan dari Kejaksaan Wisnu Subroto. Ridwan bilang itu pesanan dari Dirjen (Jack Purwono) karena Dirjen tersangkut perkara di Kejaksaan," ucap Sofyan usai persidangan atas Ridwan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (24/11).

Sofyan juga mengungkapkan bahwa di Berkas Acara Pemeriksaan (BAP) nama Sutan Bhatoegana, Gories Mere dan Wisnu Subroto memang disebut. Hanya saja, dalam surat dakwaan atas Ridwan memang tidak disebutkan peran ketiga nama itu secara rinci. "Nanti akan kami sampaikan di pledoi," ucapnya.

Ditambahkannya pula, Ridwan sebagai PNS hanya patuh pada perintah atasan. "Ini tekanan dari pimpinan. Sebagai pimpinan dia (Jack Purwono) memaksa agar ini disukseskan. Sebagai seorang bawahan (Ridwan) ya mau tidak mau (melaksanakan)," imbuhnya..

Dalam dakwaan atas Ridwan yang dibacakan di Pengadilan Tipikor 26 Oktober lalu, disebutkan bahwa Budianto diminta memenangkan sejumlah perusahaan. Ridwan meminta Budianto mengikutkan tiga perusahaan yakni PT Ridho Teknik untuk proyek di NAD, PT Paesa Pasindo untuk proyek di Sulsel dan Bengkulu, serta PT Berdikari Utama Jaya untuk paket di Sumbar.

"PT-PT ini tolong dimenangkan karena titipan dari DPR untuk RUU Ketenagalistrikan, titipan dari Kejaksaan dan titipan dari Kepolisian," demikian tertulis dalam surat dakwaan.

Sebelumnya, Ridwan didakwa korupsi proyek SHS tahun 2009. PNS di Kementrian ESDM yang menjadi Pejabat Pembuat Komitmen pada proyek SHS itu disebut bersama-sama dengan Dirjen Listrik dan Pemanfaatn energi (LPE) Jacobus Purwono, mengarahkan Panitia Pengadaan dalam pembuatan harga perkiraan sendiri (HPS).

Ridwan dan Purwono meminta panitia pengadaan menggunakan harga penawaran terendah dari supplier/distributor, sekaligus mengggunakan HPS proyek SHS tahun 2008 tanpa melalui survey harga pasar.  Kerugian negara dalam proyek dengan anggaran Rp 526 miliar itu mencapai Rp  131,2 miliar. Sedangkan Ridwan didakwa memperkaya diri hingga Rp 14,6 miliar.

Akibat perbuatan itu, Ridwan dalam dakwaan primer dijerat dengan dakwaan primer pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 UU Tipikor dan pasal 3 jo pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Tipikor. [muslimdaily.net/seruu.com]

Tersangka Teroris yang Dipinjam Densus88 Tak Diketahui Nasibnya Hingga Kini

Indonesia Police Watch (IPW) menyayangkan sikap Densus 88 Polri terhadap terpidana terorisme. Sebab saat ini terdapat puluhan terpidana teroris yang dibon (dipinjam) Densus 88 Polri dari berbagai lembaga pemasyarakatan (LP) di Indonesia, tapi belum diketahui keberadaan dan nasibnya.

"Tragisnya, meski sudah tahunan dibon Densus 88 hingga kini para terpidana tersebut tak kunjung dikembalikan ke LP. Bahkan nasib para terpidana teroris tersebut hingga kini tidak diketahui, apakah sudah tewas atau masih hidup, apakah masih ditahan atau sudah dibebaskan," tulis Ketua Presidium IPW Neta S Pane dalam pers rilis, Selasa (29/11/2011).

Para terpidana teroris yang dibon Densus 88 dari berbagai LP itu antara lain, Nur Affifudin, Abdul Muis, Lilik Purnomo, Zuhroni, Ainul Bahri, Utomo Pamungkas, Azis Mustofa, Taufiq Masduki, Ali Imron, dan lain-lain.

Ali Imron misalnya, terpidana seumur hidup ini dibon Densus 88 dari LP Kerobokan Bali pada 2004. Lalu ditahan di Rutan Polda Metro dan Juni 2011 dipindah ke LP Cipinang. "Juli 2011 kembali dibon Densus 88 dan hingga kini tidak diketahui keberadaannya," lanjut Neta.

Berkaitan dengan hal itu, IPW mendesak Polri menjelaskan nasib para terpidana teroris tersebut secara transparan kepada masyarakat. Jika tidak ada penjelasan transparan, IPW khawatir muncul persepsi di masyarakat bahwa kasus terorisme selama ini hanya sebuah rekayasa. Sebab setelah divonis pengadilan, terpidananya dibon Densus 88 dan hingga kini tidak dikembalikan ke LP.

IPW juga mendesak adanya mekanisme transparan dalam kasus peminjaman terpidana terorisme ini agar tidak terjadi pelanggaran HAM. Untuk itu IPW mendesak Komisi III DPR dan Kepala BIN mempersoalkan kasus ini.

IPW yakin kalangan Komisi III maupun BIN tidak mengetahui hal ini. "Jika tidak transparan, peminjaman terpidana teroris ini dapat menimbulkan teror baru yang tidak terdeteksi BIN," tulis Neta.

Tribunnews.com/Muslimdaily.net

Inilah 7 Jembatan Dunia yang Ambruk

1.Jembatan San Francisco-Oakland Bay yang menghubungkan kedua kota di California itu pernah ambruk pada 27 Oktober 2009. Penyebabnya justru kesalahan setelah perbaikan. Satu orang terluka dan tak ada yang tewas dalam insiden tersebut.

2.Jembatan Kutai Kartanegara Kalimantan Timur Indonesia.  Jembatan Mahakam II di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur yang sering dianggap sebagai “The Golden Gate Indonesia” runtuh sepanjang sekitar 500 meter pada Sabtu (26/11/2011) sekitar pukul 16.15 Wita. Beberapa korban ditemukan tewas dan puluhan hilang akibat tercebur dalam air dengan kedalaman 30 meter karena banyak kendaraan yang melintas saat jembatan runtuh. Masih banyak korban yang belum ditemukan, diduga masuk ke air dan terjebak dalam mobil yang pintunya sulit dibuka. Kendaraan yang melintas saat Jembatan Mahakam II sepanjang 720 meter yang runtuh itu kebanyakan sepeda motor. Juga terdapay beberapa kendaraan lainnya seperti mobil, truk, dan minibus. Jumlah korban tewas akibat runtuhnya Jembatan Mahakam dilaporkan 4 orang. Dari data Rumah Sakit Umum Daerah AM Parikesit Tenggarong beberapa korban dilaporkan tewas sementara puluhan korban luka-luka masih dirawat di RSUD. 

3.Jembatan Gungahlin Drive Extension di Canberra, Australia. Runtuh pada 14 Agustus 2010. Jembatan beton ini masih kolaps saat setengah dibangun dan penyebabnya masih dalam penyelidikan. Sebanyak 15 pekerja terluka saat itu, tak ada korban tewas.

4.Jembatan Myllsilta di Turku, Finlandia. Runtuh pada 6 Maret 2010 dan tak ada korban jiwa atau terluka. Pada Juni-Juli tahun yang sama, jembatan ini terpaksa dihancurkan. Penyebabnya, jembatan tertekuk 143 cm karena kesalahan struktur di kedua dermaganya.

5.Jembatan Kota Chambal di Kota, India, runtuh pada 25 Desember 2009. Sebanyak 9 orang tewas dan 45 hilang. Jembatan ini runtuh saat sedang dikonstruksi.

6.Jembatan suspensi Tarcoles di Orotina, Kosta Rika runtuh pada 22 Oktober 2009. Jembatan yang dibangun pada 1924 ini keberatan muatan karena sering dilintasi truk serta ada pipa air melintang di atasnya. Lima tewas dan 30 terluka, jembatan rusak total.

7.Jembatan Stirling di Skotlandia tahun 1297. Jembatan itu kepenuhan karena serbuan penyerang yang melintasinya.

(Sumber)

Sejumlah Hotel di Bali Diindikasikan Jual Jelantah ke Masyarakat

Sejumlah hotel di Bali menjual minyak bekas alias jelantah untuk memenuhi pasar minyak goreng, terutama kalangan masyarakat kelas menengah ke bawah. Praktek itu diungkapkan Kepala Badan Lingkungan Hidup Provinsi Bali Anak Agung Gede Alit Sastrawan di Denpasar, Selasa (22/11).

"Jelantah yang dijual pengelola hotel-hotel di Bali sebagian besar dikonsumsi oleh masyarakat kelas menengah ke bawah. Mengonsumsi minyak goreng bekas berisiko bagi kesehatan dan limbahnya berpotensi mencemari lingkungan," katanya

Menurut dia, volume penjualan minyak goreng bekas oleh pihak hotel cukup signifikan. Berdasarkan pendataan BLH Bali, setiap hari hotel-hotel di daerah tujuan wisata itu menjual 1,5 meter kubik jelantah.

"Volume tersebut masih merupakan jumlah minimal karena kami belum mendata semua hotel yang adai di Bali," kata Sastrawan. Oleh karena itu, dia mengharapkan adanya kesadaran pihak manajemen hotel agar tidak memanfaatkan jelantah untuk memperoleh keuntungan tanpa memperhatikan pihak lain yang menerima dampak negatif.

Ia menyebutkan bahwa dalam Undang-Undang Lingkungan Hidup telah mengatur pengelolaan limbah yang pada prinsipnya setiap lembaga yang menghasilkan limbah wajib mengelola limbah yang dihasilkannya.

"Minyak jelantah sebagai salah satu limbah hotel, boleh saja pengelolaannya bekerja sama dengan pihak ketiga. Tetapi patut diingat, sepanjang pihak ketiga itu bertanggung jawab terhadap limbah tersebut," katanya mengingatkan.

Tetapi, kalau pihak ketiga tidak bertanggung jawab dan berpotensi mencemari, maka pihak hotel yang menghasilkan limbah wajib bertanggung jawab pula terhadap pencemaran itu apalagi berkaitan dengan kesehatan.

"Hanya saja peraturan pelaksana UU ini belum semuanya disahkan sehingga saat ini kami masih pada fase sosialisasi dan penyadaran pada pihak hotel. Kami pun mengimbau agar mereka secara sukarela menyerahkan minyak jelantah kepada pihak yang mau mengolahnya," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa belum lama ini juga ada lembaga nonpemerintah yang ingin membantu BLH Bali dalam mengolah kembali jelantah menjadi biodiesel yang dapat menggerakkan mesin-mesin diesel.

Jika minyak jelantah telah diolah, lanjut dia, maka keuntungannya bisa mengurangi risiko gangguan kesehatan pada masyarakat, sekaligus mengurangi potensi pencemaran.

"Kami bersyukur karena pada pertemuan beberapa waktu lalu dengan pihak hotel, mereka mendukung rencana tersebut. Kami juga akan mencari peraturan lainnya yang dapat mengikat tanggung jawab hotel tentang pengelolaan minyak jelantah," kata Sastrawan.

Namun, karena kaitannya dengan nilai jual minyak itu, tidak bisa dimungkiri memang harus ada pembicaraan lebih lanjut dengan pihak manajemen hotel.

Redaktur: Ajeng Ritzki Pitakasari
Sumber

Rp103 M Dana APBD Bengkalis Tersedot Al Zaytun di Pulau Rupat

Rp103 M Dana APBD Bengkalis Tersedot Al Zaytun di Pulau Rupat. Dumai - Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis, Riau, Azmi R Fatwa, menyatakan ada ketidaksesuaian dalam penggunaan dana APBD Bengkalis sebesar Rp103 miliar untuk pembangunan pondok pesantren Al Zaytun di Pulau Rupat.

"Ketidaksesuaian tersebut terlihat dari fisik pembangunan pondok pesantren yang tidak sesuai dan realisasi pembangunan fisik yang diperkirakan jauh dari anggaran yang dikucurkan Rp103 miliar," katanya di Dumai, Senin.

Anggaran senilai Rp103 milar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ini sebelumnya dicairkan dengan bertahap ada Rp30 miliar, Rp20 miliar, Rp1 miliar, 400 juta serta dengan jumlah yang belum terindetifikasi.

Menurut Azmi, yang juga anggota fraksi PKS DPRD Bengkalis, pihaknya telah melakukan peninjauan guna penelusuran kesesuaian anggaran yang dialokasikan dan menemukan beberapa kejanggalan fisik.

"Selanjutnya kita akan kembali turun ke lapangan untuk melakukan tinjauan ulang guna kepentingan hak angket. Kita mengharapkan, nantinya tim panitia hak angket yang dibentuk dapat menemukan hasil dari penelitian yang dilakukan," katanya.

Sebelumnya, enam orang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bengkalis dari Fraksi PKS, menyatakan kesiapan untuk dilakukannya penyelidikan atau hak angket atas pembangunan pondok pesantren Al Zaytun di Pulau Rupat yang dikabarkan ada kaitannya dengan salah satu pemimpin Negara Islam Indonesia (NII), Panji Gumilang.

Keenam orang wakil rakyat tersebut meliputi Hustaini, Abdul Halim Hasibuan, Jamal Abdullah, Mila Roza, dr Hidel, dan Azmi R Fatwa sendiri selaku inisiator.

Setelah adanya temuan dari tim hak angket atas menyimpang pada proyek tersebut, kata Azmi, maka pihaknya akan mengajukan kasus tersebut ke pihak yang berwajib.

"Harapan kita setelah dilaporkannya temuan-temuan ini, pihak kepolisian dan kejaksaan dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan benar," tuturnya.

Dalam kasus ini, kata Azmi, penanggungjawab penuh ada pada Bupati Bengkalis periode 2000-2005 yakni Syamsulrizal, dimana dalam pengalokasian dana senilai ratusan miliar tersebut, merupakan hak kuasa bupati.

"Kita juga telah memegang semua bukti-bukti penyalagunaan APBD tersebut," katanya.

Azmi menjelaskan, sebelumnya proyek dianggarkan secara "multiyear" tahun 2002-2004. Secara data atau perdata, lanjut dia, dewan menyaksikan adanya realisasi APBD untuk proyek pembangunan Pesantren Al Zaytun.

"Atas temuan ini, pihak eksekutif lama, tidak dapat menghindari temuan ini apa lagi menyangkalnya, karena pencairan dana tersebut juga disahkan oleh Badan Anggaran DPRD Bengkalis," katanya.

"Bisa jadi ada keterlibatan tim Banggar DPRD Bengkalis periode 1999-2004, karena anggaran tersebut mereka yang mengesahkan. Tapi yang jelas pada saat itu, saya tidak termasuk Tim Banggar," demikian Azmi R Fatwa. [ant] (Inilah.com)

Adang Dukung Aryanto Menjadi Ketua KPK. Untuk Lindungi Nunun?

Adang Dukung Aryanto Menjadi Ketua KPK. Untuk Melindungi Nunun?. Adang Daradjatun yang juga mantan Wakapolri mendorong seorang calon pimpinan KPK, Aryanto Sutadi untuk menjadi pimpinan KPK. Adang yang juga anggota Komisi III DPR ini sangat menginginkan  fraksi PKS untuk memilih Aryanto.
Adang Dukung Aryanto Menjadi Ketua KPK. Untuk Melindungi Nunun? Menurut peneliti Pusat Studi Konstitusi (PuSAKO) Fakultas Hukum Universitas Andalas, Feri Amsari, sikap Adang yang mendorong PKS untuk memilih Aryanto Sutadi harus dicurigai. Pasalnya, Aryanto yang berasal dari Polri dikhawatirkan akan dimanfaatkan Adang untuk melindungi kepentingan istrinya, Nunun Nurbaeti yang menjadi buronan dan tersangka kasus suap cek pelawat. "Sekarang ini koruptor dan oknum yang berkepentingan dengan koruptor berusaha untuk mendekati penegak hukum yang bisa diajak kompromi. Makanya, dukungan Adang untuk Aryanto yang sama-sama berasal dari Polri patut dicurigai oleh DPR," kata Feri saat dihubungi Republika, Ahad (27/11).
Adang Dukung Aryanto Menjadi Ketua KPK. Untuk Melindungi Nunun? Feri mengatakan, jika Adang yang mendorong PKS untuk mendukung Aryanto sangat janggal. Pasalnya, berdasarkan penetapan rangking Pansel Calon Pimpinan (Pansel Capim) KPK, Aryanto berada di nomor paling akhir dari delapan orang capim yang diajukan ke DPR. "Makanya, kita wajib curiga jika PKS yang mendukung Aryanto kemudian terpilih, maka akan digunakan untuk menyelamatkan kepentingan Adang terkait istrinya, Nunun Nurbaeti," katanya.
Adang Dukung Aryanto Menjadi Ketua KPK. Untuk Melindungi Nunun? Wakil Ketua Komisi III DPR, Nasir Jamil mengatakan Adang Daradjatun yang juga mantan Wakapolri mendorong seorang calon pimpinan KPK, Aryanto Sutadi untuk menjadi pimpinan KPK. Adang yang juga anggota Komisi III DPR ini sangat menginginkan Aryanto dan akan mendorong fraksi PKS untuk memilihnya. "Iya betul, Pak Adang sudah mempromosikan Aryanto Sutadi ke fraksi. Tentu pertimbangan penilaiannya karena Adang dan Aryanto berasal dari korps kepolisian," ujar Nasir di gedung DPR, Jakarta, Kamis(24/11)
Sumber: http://id.berita.yahoo.com/gawat-adang-dukung-aryanto-diduga-untuk-lindungi-nunun-102758525.html

Pesan Eko Sulung Untuk Member Speedline

Barusan, saat jalan-jalan di Facebook, admin Info Terpanas dot com menemukan sebuah pesan dari orang yang menamakan dirinya Mas Eko Sulung (Top Leader Speedline Indonesia?). Berikut ini Pesan Eko Sulung Untuk Member Speedline:

Mas Eko Sulung
jika uang sudah ditangan, maka pekerjaan saya sangat ringan,
hanya login di FB lalu ketik "tenang" dan "sabar" setiap hari, tdk sampai 5 menit, setelah itu saya santai2 lagi.
bukankah uang sy sudah segunung, buat apa sy kirimkan ke org lain,
toh saya tidak bisa dicari kemanapun.
santai2 di singapura sudah cukup,
tidak ada yang bisa mencari saya, karna tidak ada bukti,
dan saya tau semua malu sama tetangga kalau ketahuan tertipu,
jadi saya pikir, kabur adalah pilihan cerdas.
kabur dengan uang banyak, dan sedikit kerja (update posting "sabar")

seperti sekarang, ada yg tau harus mencari speedline dimana ?????
tentu semua menunduk malu..

saya tenang2 saja, bukankah beberapa id saya sudah cukup ampuh untuk menenangkan member?
sekedar bilang "sabar" "tenang" "akan keluar duitnya"
maka semua akan menunggu,
sampai akhir hayat.. (dibacok downline)

Sebagai bukti, berikut ini screen shootnya:


Usut punya usut, ternyata akun FB yang mengaku sebagai Eko Sulung top leader Speedline ini adalah bukan Eko Sulung yang sebenarnya, alias akun gadungan atau orang yang mengaku-aku sebagai Eko Sulung. Sehingga Pesan Eko Sulung Untuk Member Speedline ini tentunya juga tidak dapat dipertanggung jawabkan.

Terus, kemanakah Eko Sulung yang asli sesungguhnya? Kabur? Bisa jadi. Lihat saja akun FB nya Eko Sulung yang asli di http://www.facebook.com/ekosulung sudah beberapa bulan tidak diupdate, dan malah menjadi ajang spam alias postingan sampah. Demikian pula website support speedline miliknya, sekarang sudah di suspend oleh penyedia hosting yaitu masterwebnet.

Demikian postingan Pesan Eko Sulung Untuk Member Speedline, dan semoga kasus Speedline ini bisa diambil hikmahnya bagi kita semua.

Banyak Muslimah di Ambon Menjadi Murtad. Kemanakah Engkau Wahai Ulama?

Gerakan Kristenisasi telah menggurita di segenap penjuru di negeri yang penduduknya mayoritas muslim ini. Berbagai fakta dari gerakan Kristenisasi tersebut telah banyak diungkap oleh organisasi massa Islam dan diketahui oleh publik di negeri ini.

Yang belum banyak diketahui oleh kaum Muslimin di Indonesia adalah adanya gerakan Kristenisasi di Maluku terutama Ambon, daerah yang berulangkali dilanda konflik bernuansa SARA tersebut. Beberapa waktu yang lalu, Voa-Islam pernah mengetengahkan fakta di Kota Ambon akan adanya orang-orang muslim yang murtad, berpindah agama menjadi Nasrani, yaitu di daerah Talake dan Waihaong.

Kali ini Voa-Islam akan memaparkan temuan terbaru tentang gerakan pemurtadan (Kristenisasi) di Desa Nania, kecamatan Teluk Ambon Baguala, Kotamadya Ambon. Desa Nania berjarak kurang lebih 20 Km dari pusat kota Ambon. Desa ini dihuni oleh dua komunitas Islam dan Kristen dengan perbandingan Muslim 75 % sedangkan Nasrani 25 %.Namun demikian, jabatan kepala desa justru dijabat oleh orang Nasrani.

Gerakan Kristenisasi di Desa Nania terbilang cukup gencar dan berhasil dilihat dari jumlah orang yang berhasil di Kristenkan. Hampir seluruh korban Kristenisasi adalah perempuan. Modus yang dipakai oleh Salibis dalam melancarkan gerakannya tidak berbeda dengan Kristenisasi di tempat lain di Maluku, yaitu melalui pacaran, kemudian dihamili, baru setelah itu dinikahi. Awalnya, si laki-laki mau menikah dengan cara Islam, tapi dikemudian hari justru si wanita (muslimah) yang murtad menjadi Kristen.

Muslimah yang Murtad

Beberapa nama yang berhasil dihimpun oleh Voa Islam melalui investigasi diyakini, bahwa diantara mereka yang telah murtad adalah:

1. Ny NSB (36 tahun) yang menikah dengan pria Nasrani bernama AP. Wanita ini adalah anak seorang muadzin (orang setempat menyebutnya bapak Mudin). Keterangan dari sumber Voa Islam menyebutkan, bahwa Ny NSB pada masa gadisnya dikenal kecantikannya sehingga dianggap sebagai kembang desa. Berawal dari pergaulannya dengan orang-orang Kristen akhirnya ia berpacaran dengan Pria Kristen, kemudian menikah dan murtad menjadi Kristen. Ny NSB sekarang tinggal bersama suaminya di Desa Nania bagian wilayah komunitas Kristen.

2. Ny R (40 tahun), wanita yang telah dikaruniai tiga orang anak ini murtad menjadi Nasrani juga setelah menikah dengan pria Nasrani bernama YP. Ny R dan keluarganya masih menetap di Desa Nania.


3. Ny TM (35 tahun),wanita ini murtad menjadi Nasrani setelah menikah dengan seorang tukang ojek bernama A. Keluarga Nasrani ini sekarang telah mempunyai dua orang anak dan berdomisili di Desa Nania.

4. Ny A (40 tahun).Sebelum murtad Ny A bersuami seorang muslim dan dikaruniai dua orang anak. Ia menjadi murtad setelah selingkuh dengan anak angkatnya sendiri seorang pria Kristen bernama NP. Setelah perselingkuhannya terbongkar Ny A lari dengan NP meninggalkan suaminya yang muslim dan menikah secara Kristen dengan NP, dan kini ia menjadi penganut Kristen. Dari pernikahnnya dengan NP ini Ny A memiliki 2 orang anak. Salah satu anak perempuan Ny A dengan suaminya yang pertama bernama A, sudah dua tahun ini A menghilang lari bersama seorang Pria Kristen.

5. Ny EM (33 tahun). Ketika kerusuhan tahun 1999 Ny EM yang ketika itu masih gadis mengungsi di Desa Halong tempat Pangkalan Utama Angkatan Laut berada. Halong sendiri termasuk desa yang sebagian besar penduduknya beragama Nasrani. Di tempat pengungsian inilah Ny EM murtad menjadi Nasrani setelah menikah dengan pria Nasrani. Kini Ny EM tinggal di Halong bersama suaminya. Sumber Voa Islam belum berhasil mendapatkan nama suami dari Ny EM.

6. Ny H (40 tahun), ia seorang janda dengan 3 orang anak. Ny H murtad menjadi Nasrani setelah menikah dengan Pria Nasrani. Dua orang anak Ny H tetap beragama Islam sedangkan seorang anaknya yang lain mengikuti jejak ibunya murtad menjadi Nasrani.

7. Ny E (45 tahun), murtad menjadi Nasrani setelah menikah dengan Pria Nasrani bernama JS. Sekarang Ny E bertempat tinggal bersama suaminya di permukiman Kristen Desa Passo Batu Gong. Keluarga ini telah memiliki 3 orang anak, 2 orang anaknya beragama Kristen dan yang satu orang beragama Islam.

8. Ny S (26 tahun). Awalnya ia menjadi murtad ketika S masih gadis ia pindah rumah tinggal bersama tantenya di Mangole Maluku Utara. Di Mangole inilah S murtad menjadi Nasrani setelah menikah dengan seorang anak pendeta dari Manado.Sumber Voa Islam tidak mengetahui nama suami dari Ny S.Akan tetapi sejak Ny S murtad dan menikah pernah mengunjungi keluarganya di Desa Nania.

9. Ny A (27 tahun), Ny A yang berasal dari keluarga Muslim ini murtad menjadi Nasrani setelah menikah dengan seorang anggota polisi Nasrani. Ny A yang telah memiliki seorang anak ini kini berdomisili di Saumlaki Maluku Tenggara Barat menemani suaminya yang bertugas sebagai polisi disana.

10. Keluarga DP yang terdiri dari suami,istri dan beberapa anaknya murtad menjadi Nasrani.Keluarga ini menjadi RMS (Ramai-ramai Masuk Sarani=Nasrani) diawali ketika anak perempuan DP yang bernama Y menikah dengan seorang pria Nasrani. Setelah pernikahan Y dengan pria Nasrani kemudian disusul dengan adik-adik perempuan Y juga menikah dengan pria-pria Kristen.Yang kemudian adik laki-laki Y yang lain juga murtad menjadi Nasrani. Keluarga DP yang berasal dari makassar inipun akhirnya seluruhnya murtad menjadi Nasrani dan mereka sekarang menetap di Passo (kampung Kristen).DP sendiri telah meninggal beberapa tahun lalu dalam keadaan beragama Kristen.

Data yang ada ini hanyalah sebagian kecil dari kenyataan sebenarnya, karena investigasi yang dilakukan oleh Voa Islam dengan dibantu oleh beberapa pemuda Nania baru sebatas tidak lebih dari 50 % wilayah desa Nania. Masih ada beberapa wilayah Desa Nania yang belum diinvestigasi yang menurut kabar dari masyarakat setempat di wilayah-wilayah tersebut juga banyak orang Islam yang ikut RMS (Ramai-ramai Menjadi Sarani=Nasrani).

Gencarnya gerakan Kristenisasi di Ambon yang amat sangat, tentunya sangat mengkhawatirkan kita. Dan persoalan ini hendaknya menjadi tanggung jawab para tokoh umat Islam, ormas Islam seperti MUI (Majelis Ulama Indonesia) dan juga segenap kaum Muslimin.

Sayangnya pada hari ini masyarakat muslim Ambon belum melihat ada upaya dari MUI untuk menangkal gerakan pemurtadan dan upaya pembinaan terhadap aqidah umat. Padahal seharusnya Ulama berperan sebagai pelayan dan penjaga umat dan bukan menjadi pelayan dan penjaga penguasa. Akankah kita biarkan umat Islam Maluku terus digerogoti oleh gerakan makar Salibis? (Af, Desas) (VOA_Islam.com)

Penyebab Jembatan Kutai Kartanegara Runtuh - Update Berita

Penyebab Jembatan Kutai Kartanegara Runtuh -  Update Berita
Jembatan kutai kartanegara runtuh
Sebagaimana Info Terpanas dot com beritakan disini, dan juga dari siaran live streaming TV One dan live streaming Metro TV bahwa jembatan kutai kartanegara di kalimantan Timur runtuh pada hari Sabtu (26/11) sekitar pukul 16.30 WITA. Hingga kini, penyebab jembatan kutai kartanegara runtuh belum diketahui secara pasti, masih misterius dan menimbulkan banyak spekulasi.

Asrin Surianto, dosen di Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) Tenggarong mengungkapkan ada tiga hal penyebab jembatan kutai kartanegara runtuh. Yang pertama adalah labilnya kondisi tanah. "Seringkali kalau lewat di jembatan itu, jembatan seakan bergoyang. Ini dikarenakan struktur tanah yang labil," ujarnya kepada SuaraMerdeka.com.

Baca juga:

Video - Jembatan Kutai Kartanegara Runtuh


Kedua, konstruksi jembatan yang salah prosedur, dan ketiga karena konstruksinya salah sehingga tak mampu menahan beban di atasnya. "Tiang utama ada dua. Fondasi dibantu dengan tali kawat besi. Karena seringnya dilewati kendaraan berat seperti truk kontainer dan bis, jadinya bebannya makin berat," ujarnya terkait masalah penyebab jembatan kutai kartanegara runtuh.

Sementara Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PU, Djoko Murjanto menganggap penyebab jembatan kutai kartanegara runtuh adalah akibat kelalaian dalam perawatan yang tidak sesuai prosedur baku.

"Melihat apa yang terjadi, kami menduga untuk sementara perawatan jembatan itu tak sesuai prosedur, terutama terhadap pilar-pilar penghubung jembatan. Apa yang saya lihat di TV swasta nasional, fondasinya kan masih utuh," ujarnya saat dihuhungi Antaranews.com di Jakarta, Minggu malam.

Kepastian akan penyebab jembatan kutai kartanagera runtuh tentunya menunggu setelah ada investigasi dari tim yang berwenang. Beberapa pihak, seperti dari Kementrian Pekerjaan Umum (PU), Persatuan Insinyur Indonesia (PII) dikabarkan juga akan ikut meneliti penyebab jembatan kutai kartanagera runtuh.

Anda menemukan postingan ini dengan keyword: penyebab runtuhnya jembatan kukar, penyebab runtuhnya jembatan kutai kartanegara, jembatan kutai kartanegara ambruk, penyebab ambruknya jembatan kukar, penyebab ambruknya jemmbatan kutai kartanegara, jembatan kutai kartanegara runtuh

Video - Jembatan Kutai Kartanegara Runtuh

Jembatan Kutai Kertanegara Runtuh
Jembatan Kutai Kartanegara adalah jembatan yang melintas di atas sungai Mahakam dan merupakan jembatan gantung terpanjang di Indonesia. Bentang bebasnya, atau area yang tergantung tanpa penyangga, mencapai 270 meter, dari total panjang jembatan yang mencapai 710 meter. Jembatan ini merupakan sarana penghubung antara kota Tenggarong dengan kecamatan Tenggarong Seberang yang menuju ke Kota Samarinda.

Jembatan Kutai Kartanegara merupakan jembatan kedua yang dibangun melintasi Sungai Mahakam setelah Jembatan Mahakam di Samarinda sehingga banyak yang menyebutnya Jembatan Mahakam II. Selain itu, jembatan ini dikenal sebagai Golden Gate-nya Kalimantan karena menyerupai jembatan Golden Gate yang berada di San Fransisco, Amerika Serikat. Jembatan ini mulai dibangun pada tahun 1995 dan selesai pada 2001 dengan kontraktor PT Hutama Karya yang menangani proyek pembangunan jembatan tersebut.

Jembatan ini juga merupakan akses menuju Samarinda ataupun sebaliknya yang dapat ditempuh hanya sekitar 30 menit. Melewati Jembatan Kutai Kartanegara ada pemandangan menarik yang dapat disaksikan, yaitu hamparan sebuah pulau kecil yang memisahkan Tenggarong dan Kecamatan Tenggarong Seberang, yaitu Pulau Kumala, sebuah pulau yang telah disulap menjadi Kawasan Wisata Rekreasi yang banyak diminati oleh wisatawan lokal maupun mancanegara.

Nah, Jembatan Kutai Kartanegara di atas Sungai Mahakam, Tenggarong, Kalimantan Timur, Sabtu (26/11/2011) sekitar pukul 16.00 WIB runtuh.

Berikut ini video Jembatan Kutai Kertanegara Runtuh:


Nunun Nurbaeti Tertangkap

Akhirnya, burunan KPK, Nunun Nurbaeti tertangkap, walau hanya tertangkap kamera. Sebagaimana diberitakan sebelumnya di Info Terpanas dot com, tampak Nunun Nurbaeti tertangkap kamera sedang berada di depan sebuah butik pusat perbelanjaan di Singapura. Dalam foto itu, Nunun Nurbaeti tampak segar bugar, dan tidak sedang sakit. Nunun adalah tersangka suap cek pelawat anggota Dewan Perwakilan Rakyat dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia pada 2004.

Jadi, kabar bahwa Nunun Nurbaeti sedang sakit dan tidak bisa beraktivitas ternyata salah besar. Buktinya, ia bisa jalan-jalan di luar negeri dan bisa main petak umpet dengan kepolisian Indonesia dan Interpol.

Nunun Nurbaeti Tertangkap kamera
Nunun Nurbaeti tertangkap kamera di Singapura (Tempo.co)

Data sementara, foto itu benar adanya dan bukan hasil rekayasa komputer. Ini ditegaskan oleh pakar telematika Roy Suryo. Anggota komisi I DPR Roy Suryo, berani memastikan bahwa foto itu asli. Ia mengatakan, foto tersebut diambil dari video yang berasal dari kamera tersembunyi yang diletakkan di tas seseorang.

"Orang itu memang sudah tahu siapa yang diikutinya dan sengaja melakukannya," ujar Roy yang menggemari hal-hal berbau telematika kepada VIVAnews.com, Jumat 25 November 2011.

Pengejaran Pura-Pura

Sebagaimana dilansir Tempo.co, diindikasikan bahwa pengejaran Nunun Nurbaetie, tersangka kasus suap cek pelawat anggota DPR, dianggap pura-pura. Direktur Pusat Kajian Anti-Korupsi (Pukat) Universitas Gajah Mada, Zainal Arifin Mochtar mengatakan, belum tertangkapnya Nunun karena pemerintah kurang serius dan tidak adanya koordinasi antarlembaga. “Ini bukan tanggung jawab KPK semata, tapi negara. Pertanyaanya, serius atau tidak negara mengejar Nunun? Kalau serius mestinya cepat terdeteksi,” ujar dia saat dihubungi kemarin.

Tempo mendapatkan foto-foto Nunun berada di sejumlah tempat yang diduga di Singapura dan Thailand (Lihat, Eksklusif, Penampilan Nunun dalam Pelarian: Sehat!). Di foto tersebut, istri bekas Wakil Kepala Polri itu tampak sehat dan santai berjalan-jalan (Lihat Di Thailand, Nunun Terlihat Segar). Jika ini benar, hal tersebut bertolak belakang dengan cerita selama ini bahwa Nunun mengalami sakit lupa dan menjalani perawatan di negeri singa.

Keren! Siswa SD pun Kuliah di Universitas Indonesia

Universitas Indonesia (UI) dan DAAD – Jerman bekerja sama menyelenggarakan program Kinderuniversitaet (children university) bagi para siswa Sekolah Dasar (SD) di Jakarta dan Depok, untuk dapat 'kuliah' di kampus UI. Kegiatan ini diikuti oleh 16 siswa-siswi sekolah dasar dari 10 SD di antaranya SD Santa Ursula, High Scope, dan Nurul Fikri.

Pada 16-18 November, para siswa berkuliah selama empat jam setiap hari. Kepala Deputi Sekretariat Pimpinan UI Devie Rahmawati mengatakan, program siswa SD ke kampus ini merupakan program kali pertama yang ada di Indonesia.

“Tema untuk para siswa SD selama tiga hari kuliah ialah jurnalistik untuk anak,” paparnya kepada wartawan, Kamis (17/11/2011).

Para pengajar dalam kampus cilik ini adalah dosen dan alumni UI. Mereka akan memberi kuliah kepada para siswa SD kelas lima tersebut. Selain mengikuti perkuliahan di kelas, para siswa SD diminta “turun ke lapangan” untuk melakukan reportase.

“Di antaranya reportase penyelenggaraan SEA Games di UI, aktivitas bersepeda warga kampus, serta budaya membaca dan ke perpustakaan warga kampus,” jelasnya.

Agar para siswa memperoleh pengetahuan yang komprehensif, UI dan DAAD juga mengundang para jurnalis dari empat dunia media yaitu televisi, radio, cetak, dan online. Para wartawan pun juga ikut menjadi dosen bagi para calon jurnalis cilik ini.

“Mereka diajarkan cara menulis yang baik dan menarik, menulis berita, profil, dan feature. Nantinya para pengajar akan menggunakan metode pengajaran yang bervariasi, selain tutorial, diskusi kelompok, kuis dan juga presentasi. Di hari terakhir, para siswa SD tersebut akan mempresentasikan hasil kuliah dan liputan mereka di hadapan para dosen dan pimpinan UI,” imbuhnya.

(http://www.disgisstar.com/2011/11/siswa-sd-kuliah-di-ui.html)

Ir Sutjipto, Tokoh PDIP Jawa Timur Meninggal Dunia

Ir. Sutjipto, tokoh PDIP Jatim dikabarkan meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RS Darmo karena menderita stroke. Kabar meninggalkan Sutjipto setelah beritajatim.com mendengar kabar dari kader DPC PDIP Surabaya Adi Sutarwiyono.

"Pak Tjip Meninggal," kata Awi panggilan akrab Adi Sutarwiyono saat mengirimkan pesan pendek ke beritajatim.com, Kamis (24/11/2011) yang masih berada di RS Darmo.

Sementara itu secara terpisah Sekretaris PDIP Jatim Kusnadi membenarkan jika tokoh PDIP Jatim Ir Sutjipto telah wafat. "Saya juga sudah terima kabar Pak Tjip telah tiada," katanya.

Sebelumnya Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarno Putri didampingi Sekjennya Tjahjo Kumolo membesuk tokoh PDIP Jatim Ir Sutjipto yang menderita sakit stroke dan dirawat di RS Darmo Surabaya, Minggu (20/11/2011) lalu.

Sutjipto terserang stroke yang ketiga kalinya dan telah tiga minggu berada di RS Darmo Surabaya.[ted] (Beritajatim.com)

Demikian berita Ir Sutjipto, Tokoh PDIP Jawa Timur Meninggal Dunia.

Forbes, Inilah Daftar 40 Orang Terkaya di Indonesia

Forbes merilis 40 nama orang terkaya di Indonesia, di mana dua nama teratas merupakan pengusaha yang bergerak di bidang tembakau.

Forbes, Kamis merilis, tiga orang terkaya urutan teratas tersebut yakni Hartono bersaudara Susilo Wonowidjojo dan Eka Tjipta Widjaja (pemilik Djarum) yang sebelumnya juga menempati urutan pertama dengan kekayaan kekayaan bersih sebesar USD11 miliar, Susilo Wonowidjojo (Gudang Garam), dan Eka Tjipta Widjaja (Sinarmas grup).

Total kekayaan mereka bertiga, telah bertambah USD7,5 miliar. Aset trio ini, secara mengejutkan bernilai USD32,5 miliar, mewakili 38 persen dari total kekayaan ke 40 orang tersebut.

Sekadar informasi, berikut adalah 40 nama orang terkaya Indonesia versi Forbes:
1. R Budi & Michael Hartono, dengan total kekayaan USD14 miliar.
2. Susilo Wonowidjojo, dengan total kekayaan USD10 miliar.
3. Eka Tjipta Widjaja, dengan total kekayaan USD8 miliar.
4. Low Tung Kwok, dengan total kekayaan USD3,7 miliar.
5. Anthoni Salim, dengan total kekayaan USD3,6 milia.
6. Sukanto Tanoto, dengan total kekayaan USD2,8 miliar.
7. Martua Sitorus, dengan total kekayaan USD2,7 miliar.
8. Peter Sondakh, dengan total kekayaan USD2,6 miliar.
9. Putera Sampoerna, dengan total kekayaan USD2,4 miliar.
10. Achmad Hamami, dengan total kekayaan USD2,2 miliar.
11. Chairul Tanjung, dengan total kekayaan USD2,1 miliar.
12. Boenjamin Setiawan, dengan total kekayaan USD2 miliar.
13. Sri Prakash Lohia, dengan total kekayaan USD1,7 miliar.
14. Murdaya Poo, dengan total kekayaan USD1,5 miliar.
15. Tahir, dengan total kekayaan USD1,4 miliar.
16. Edwin Soeryadjaya, dengan total kekayaan USD1,35 miliar.
17. Kiki Barki, dengan total kekayaan USD1,3 miliar.
18. Garibaldi Thohir, dengan total kekayaan USD1,3 miliar.
19. Sjamsul Nursalim, dengan total kekayaan USD1,22 miliar.
20. Ciliandra Fangiono, dengan total kekayaan USD1,210 miliar.
21. Eddy Wiliam Katuari, dengan total kekayaan USD1,2 miliar.
22. Hary Tanoesoedibjo, dengan total kekayaan USD1,19 miliar.
23. Kartini Muljadi, dengan total kekayaan USD1,15 miliar.
24. TP Rachmat, dengan total kekayaan USD1,140 milia.
25. Djoko Susanto, dengan total kekayaan USD1,040 miliar.
26. Harjo Sutanto, dengan total kekayaan USD1 miliar.
27. Ciputra, dengan total kekayaan USD950 juta.
28. Samin Tan, dengan total kekayaan USD940 juta.
29. Benny Subianto, dengan total kekayaan USD900 juta.
30. Aburizal Bakrie, dengan total kekayaan USD890 juta.
31. Engki Wibowo & Jenny Quantero, dengan total kekayaan USD810 juta.
32. Hashim Djojohadikusumo, dengan total kekayaan USD790 juta.
33. Soegiarto Adikoesoemo, dengan total kekayaan USD770 juta.
34. Kuncoro Wibowo, dengan total kekayaan USD730 juta.
35. Muhammad Aksa Mahmud, dengan total kekayaan USD710 juta.
36. Husain Djojonegoro, dengan total kekayaan USD700 juta.
37. Sandiaga Uno, dengan total kekayaan USD660 juta.
38. Mochtar Riady, dengan total kekayaan USD650 juta.
39. Triatma Haliman, dengan total kekayaan USD640 juta.
40. Handojo Santosa, dengan total kekayaan USD630 juta.

(Waspada.co,id)

Diundang Menghadiri Pernikahan Ibas - Aliya, Megawati Tidak Datang. Konflik Politik Dibawa ke Ranah Pribadi?

Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri tak hadir dalam akad nikah Edhie Baskoro Yudhoyono dengan Siti Ruby Aliya Rajasa tanpa alasan jelas. Megawati adalah salah satu tamu yang diundang dalam pernikahan putra bungsu Presiden SBY. Namun, hingga jelang berakhirnya acara, Megawati dipastikan tidak hadir.

Ketidakhadiran Megawati ini semakin menguatkan masih adanya konflik antara Megawati dengan SBY. Namun, bagi Partai Demokrat, ketidakhadiran ketua umum PDIP ini bukan suatu masalah penting. "Hadirnya pentolan PDIP macam TK (Taufik Kiemas), Pramono Anung, cukup baguslah," ujar Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Ramadhan Pohan hari ini.

Ramadhan yang turut hadir dalam pesta pernikahan Ibas, yang juga Sekjen DPP Partai Demokrat, belum mendapatkan kabar penyebab ketidakhadrian Megawati. "Saya nggak tahu ke mana mbak Mega (Megawati, red)," katanya. (Waspada.co.id)

Update Blog Paling Seru di Malam Hari!

Diberdayakan oleh Blogger.