All Blogger Trick

Tampilkan postingan dengan label Speedline. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Speedline. Tampilkan semua postingan

Speedline Makin Tidak Jelas. Member Banyak yang Stress dan Gila!

Sebagaimana Info Terpanas dot com tulis dalam berbagai kesempatan, bahwa apapun namanya jika dia termasuk bisnis aka penipuan ala HYIP pasti akan berakhir dengan SCAM alias penipuan. Pihak pengelola yang telah berhasil mengeruk dana dari para membernya akan menutup situs atau webnya, untuk kemudian lari entah kemana.

Akhirnya memberlah yang ketiban pulung. Si pembuat program HYIP asyik menikmati uang hasil jarahannya, sementara member yang sudah kadung termakan janji manis akanmendapatkan keuntungan berlipat dari modal yang telah ia tanam, semakin stress, yang bisa jadi akan berujung pada gila.

Seperti yang kami pantau dari forum-forum interaktif di Facebook. Disana, forum yang harusnya dijadikan sarana untuk diskusi secara sehat, malah dijadikan ajang caci maki, sumpah serapah, cemooh, mengumpat, mencela, menghardik, menghina dengan kalimat-kalimat yang jorok, SARA, dan cenderung brutal dan tak terkendali.

Berikut ini screen shoot yang berhasil kami rekam:




Lihatlah, betapa member menjadi tidak keruan pembicaraannya. Mereka stress akibat sudah kadung menginvestasikan dananya dan kini dananya menghilang tak jelas juntrungannya. Mau mengadu juga tidak tahu harus mengadu kemana. Akhirnya forum itulah pelampiasannya.

Saudaraku semua, mari kita ambil hikmah dari kejadian ini semua, bahwa apapun namanya, HYIP itu akan selalu berujung pada penipuan alias SCAM. Camkan itu!

Unlimited Web Hosting

Pesan Eko Sulung Untuk Member Speedline

Barusan, saat jalan-jalan di Facebook, admin Info Terpanas dot com menemukan sebuah pesan dari orang yang menamakan dirinya Mas Eko Sulung (Top Leader Speedline Indonesia?). Berikut ini Pesan Eko Sulung Untuk Member Speedline:

Mas Eko Sulung
jika uang sudah ditangan, maka pekerjaan saya sangat ringan,
hanya login di FB lalu ketik "tenang" dan "sabar" setiap hari, tdk sampai 5 menit, setelah itu saya santai2 lagi.
bukankah uang sy sudah segunung, buat apa sy kirimkan ke org lain,
toh saya tidak bisa dicari kemanapun.
santai2 di singapura sudah cukup,
tidak ada yang bisa mencari saya, karna tidak ada bukti,
dan saya tau semua malu sama tetangga kalau ketahuan tertipu,
jadi saya pikir, kabur adalah pilihan cerdas.
kabur dengan uang banyak, dan sedikit kerja (update posting "sabar")

seperti sekarang, ada yg tau harus mencari speedline dimana ?????
tentu semua menunduk malu..

saya tenang2 saja, bukankah beberapa id saya sudah cukup ampuh untuk menenangkan member?
sekedar bilang "sabar" "tenang" "akan keluar duitnya"
maka semua akan menunggu,
sampai akhir hayat.. (dibacok downline)

Sebagai bukti, berikut ini screen shootnya:


Usut punya usut, ternyata akun FB yang mengaku sebagai Eko Sulung top leader Speedline ini adalah bukan Eko Sulung yang sebenarnya, alias akun gadungan atau orang yang mengaku-aku sebagai Eko Sulung. Sehingga Pesan Eko Sulung Untuk Member Speedline ini tentunya juga tidak dapat dipertanggung jawabkan.

Terus, kemanakah Eko Sulung yang asli sesungguhnya? Kabur? Bisa jadi. Lihat saja akun FB nya Eko Sulung yang asli di http://www.facebook.com/ekosulung sudah beberapa bulan tidak diupdate, dan malah menjadi ajang spam alias postingan sampah. Demikian pula website support speedline miliknya, sekarang sudah di suspend oleh penyedia hosting yaitu masterwebnet.

Demikian postingan Pesan Eko Sulung Untuk Member Speedline, dan semoga kasus Speedline ini bisa diambil hikmahnya bagi kita semua.

Kasus Speedline; Mari Belajar Dari Kasus Wahana Bersama Globalindo Tahun 2007

Wahana Bersama Globalindo
Ditengah-tengah gonjang-ganjing bisnis (penipuan) Speedline yang sedang marak belakangan ini, ada baiknya kita tengok 4 tahun yang lalu, saat sebuah bisnis yang serupa Speedline juga berakhir dengan mengenaskan.

Adalah Wahana Bersama Globalindo yang sempat fenomenal waktu itu. Dibanding Speedline, Wahana Bersama Globalindo ini lebih "resmi". Mereka punya surat ijin "resmi" dari dinas terkait. Tapi, ya itu, dasar memang niat awalnya sudah tidak betul, maka lagi dan lagi, bisnis penggandaan uang memakan korban. Masyarakat yang tidak mau belajar memang akan selalua menjadi korban penipuan.

Memang susah mengajak masyarakat untuk belajar dari pengalaman yang sudah-sudah. Terlebih bila itu menyangkut janji-janji mendapatkan untung berlimpah tanpa usaha sama sekali. Meledaknya kasus PT Wahana Bersama Globalindo di berbagai kota di Tanah Air, lagi-lagi menjadi bukti betapa ketamakan mengalahkan akal sehat dan prinsip kehati-hatian dalam berinvestasi.

Awal hingga pertengahan Maret 2007 lalu kita kembali dikejutkan oleh berita penipuan berkedok investasi. Adalah PT Wahana Bersama Globalindo (WBG), sebuah perusahaan pemasar produk investasi dari Dressel Investment Limited (yang berpusat di Sattle, Amerika Serikat), yang bikin gara-gara. Mereka diduga menipu sekitar 5.000-10.000 nasabah di Jakarta, Surabaya, Medan, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Solo, Malang, dll, dengan total kerugian mencapai Rp3,5 triliun. Dari beberapa daerah tersebut, diduga korban terbanyak ada di Surabaya dan Jakarta.

PT WBG yang beroperasi sejak 1997 itu sejatinya bukanlah perusahaan investasi yang mengantongi izin dari lembaga yang berwenang. Menurut penulusuran pihak kepolisian di Surabaya, PT WBG hanya mengantongi izin sebagai perusahaan konsultasi bisnis. Sama sekali tidak punya izin beroperasi sebagai perusahaan pengelolaan dana investasi dari Bapepam (Surya, 6 Maret 2007). Dengan demikian, karena pada praktiknya perusahaan ini mengumpulkan dana masyarakat, maka PT WBG bisa dijerat dengan UU Anti Pencucian Uang, atau mungkin juga UU Perbankan.

Terpikat Besarnya Bunga Seperti kasus yang sudahsudah,iming-iming hasil besar dalam waktu yang relatif singkat—melebihi rata-rata instrumen investasi umumnya yang diatur melalui regulasi amat ketat—tampaknya ampuh sekali untuk menjerat para nasabah. PT WBG memasarkan dua produk keuangan Dressel Investment Limited, yaitu Sportmans yang menjanjikan bunga 2 persen setiap bulan (nilai investasi 5.000 dollar AS atau Rp45 juta) dan program GMP yang menjanjikan keuntungan bunga 7 persen tiap triwulan (nilai investasi 10.000 dollar AS atau Rp90 juta).

Ditilik dari bunga deposito yang rata-rata hanya 6-8 persen per tahun, maka janji mendapatkan bunga 24-28 persen per tahun jelas amat memikat. Tidak jelasjelas amat, apa sebenarnya bisnis PT WBG maupun Dressel Investment Limited itu sehingga berani menjanjikan bunga sebesar itu. Walau begitu, berbondong-bondonglah orang-orang berduit menanamkan uangnya di PT WBG. Banyak di antarnya adalah para pengusaha, birokrat, politisi, anggota DPR,pengacara, pensiunan, pengurus yayasan, dan ibu rumah tangga biasa. Ada gula ada semut, tak peduli gula itu beracun.

Dan, seperti kasus-kasus penggandaan uang (money game) umumnya, para nasabah atau investor selalu ‘dihipnotis’ dengan cara memberikan hasil sesuai yang dijanjikan di awal-awalnya. Manakala investasi mendekati masa jatuh tempo dan nasabah berniat mengambil seluruh investasinya, pihak operator bisnis ini selalu meyakinkan supaya mereka tetap menyimpan uangnya, atau bahkan menambah lagi jumlah investasinya. Itu pula yang dialami oleh, sebut saja Hendri, investor dari Surabaya. Tahun 2003 Hendri terpikat oleh janji-janji staf marketing PT WBG sehingga akhirnya ia mau menanamkan uangnya sebesar 255.000 dollar AS (Rp2,295 miliar). Setahun berjalan, pembayaran bunga lancar-lancar saja. Menginjak tahun 2004 dan mendekati masa jatuh tempo, ia bermaksud menarik semua investasinya. Tapi, pihak PT WBG justru berhasil meyakinkan Hendri untuk menambah jumlah investasinya, hingga mencapai 555.000 dollar AS (Rp4,995 miliar).

Menginjak tahun 2006, mulailah pembayaran bunga tersendat-sendat. Tapi apa mau dikata, Hendri terlambat sadar dari mimpi indahnya. Saat ia bermaksud mengambil semua investasinya, PT WBG keburu diserbu oleh para nasabahnya akibat pembayaran bunga yang macet total. Polisi sudah turun tangan untuk mengusut kasus ini, sementara Hendri dan ribuan nasabah lainnya hanya bisa harap-harap cemas (Gatra, No 18: 15 Maret 2007).

Money Game
Bila ditilik dari modus operasinya, maka besar kemungkinan bisnis investasi PT WBG tak lain hanyalah bisnis penggandaan uang biasa alias money game. Bisnis ini beroperasi dengan modus menggalang dana nasabah dengan janji keuntungan atau bunga yang cukup besar, bahkan kadang tidak masuk akal. Supaya banyak nasabah mau ikut menanamkan uangnya, maka biasanya pada awalawal mereka benar-benar mendapatkan hasil sesuai seperti dijanjikan.

Tetapi, bisnis money game aslinya adalah bisnis gali lubang tutup lubang. Artinya, mereka membayar peserta yang mendaftar di awal dengan uang yang ditanam oleh peserta yang ikut belakangan. Tidak ada aktivitas bisnis riil yang bisa menopang bisnis ini. Alhasil, yang terjadi adalah di antara para peserta saling membayar dengan uangnya sendiri. Uang yang ditanam peserta dipakai untuk membayar bunga, sementara bisa saja sisanya diputar untuk spekulasi di bisnis lainnya. Sampai akhirnya pembayaran macet karena beban bunga selalu lebih besar daripada jumlah nasabah baru yang bergabung, atau karena mengecilnya pendapatan dari para nasabah yang mendaftar belakangan.

Itulah sebabnya, bisnis money game atau penggandaan uang tidak pernah bisa berjalan lama. Yang pasti, bisnis ini akan merugikan para pesertanya, cepat atau lambat. Sialnya, dari sekian banyak kasus serupa, penyelenggaranya selalu tahu kapan harus angkat kaki membawa uang jarahannya. Sementara nasabah atau inevstor hanya bisa mendapati sisa-sia gedung operasional yang kosong dan tidak tahu harus ke mana untuk mendapatkan uangnya kembali. Jadi, sekali lagi, belajarlah dari pengalaman.[ez]

info: apli XXXVI april-juni 2007

Speedline oh Speedline SCAM... Apa Kabarmu Terkini

Speedline oh Speedline SCAM... Apa Kabarmu Terkini? Kabarnya ya SCAM!!!. Di tengah carut marutnya dan kebingungan member Speedline yang harus kehilangan uangnya akibat Speedline yang sudah positif dinyatakan 1000% SCAM, TUTUP, MENIPU, ternyata masih ada saja member yang tetap optimis bahwa Speedline akan bangkit dari keterpurukannya kini.

Terbukti dari banyaknya keyword di earch engine yang sempat terekam di blog ini, seperti: cara mencairkan speedcash speedline, info speedline terbaru, speedline november 2011, cara withdrawal euro speedline, eko sulung bertanggung jawab, eko sulung jangan kabur, nasib member speedline, speedline memang mantab, euro speedline mantab, speedline jangan scam, VISA dari Speedline, dan berbagai keyword lainnya yang sempat admin rekam. Khusus poin yang terakhir, oleh member speedline yang kecewa, VISA sering diplesetkan dengan VISAng goyeng.... xixixi....

keberadaan leader Speedline semisal Eko Sulung pun kini sudah tidak tahu dimana rimbanya. Lihatlah alamat facebook Eko Sulung yang sekarang malah jadi ajang spam atau promosi sampah orang. Eko Sulung menghilang?

Nah, daripada pusing mikirin dan dipusingkan akibat Speedline, yuk kita simak gambar yang sempat admin Info Terpanas dot com rekam dari sebuah group FB tentang speedline. Biar pikiran makin terbuka dan fresh.

Speedline oh Speedline SCAM... Apa Kabarmu Terkini

Speedline oh Speedline SCAM... Apa Kabarmu Terkini

Prelaunchingnya aja kayak gini suasananya. Siapa kira bakal berakhir dengan mengenaskan.....

Speedline oh Speedline SCAM... Apa Kabarmu Terkini



Bagaimana, ada yang punya gambar yang lebih menarik lagi? Silakan sharing disini dong. Cantumkan linknya di kotak komentar. nanti pasti admin muat.

Jadi, masih mau dikibulin Speedline? Speedline oh Speedline SCAM... Apa Kabarmu Terkini? Kabarnya ya SCAM!!!

Akhirnya, Speedline Pun Benar-Benar TAMAT alias Penipu alias SCAM

Akhirnya, Speedline Pun Benar-Benar TAMAT alias Penipu alias SCAM
Sesiapa saja yang membaca postingan ini, sekarang tidak bisa membantah lagi. Karena memang sudah tidak ada alasan lagi. Janji-janji mau dirilisnya VISA card ternyata hanyalah isapan jempol belaka. Sudah sebulan ini gak ada lagi kabar pencairan dana yang bisa dilakukan oleh member.

Saat kami akses halaman resmi speedline (http://www.speedline-inc.com/), yang tampak hanyalah tulisan ini:
Warning: require(./speedline/wp-blog-header.php) [function.require]: failed to open stream: Permission denied in /home/speedlin/public_html/index.php on line 18

Warning: require(./speedline/wp-blog-header.php) [function.require]: failed to open stream: Permission denied in /home/speedlin/public_html/index.php on line 18

Fatal error: require() [function.require]: Failed opening required './speedline/wp-blog-header.php' (include_path='.:/usr/lib/php:/usr/local/lib/php') in /home/speedlin/public_html/index.php on line 18

Mengenaskan! Ketahuilah, inilah sejatinya inti dari bisnis ala HYIP. Reguk uang sebanyak-banyaknya dari masyarakat untuk kemudian menutupnya dan si empunya lari menyelamatkan uang dan diri masing-masing.

Tinggallah member baru yang baru join gigit jari. Member yang sudah duluan gabung, mereka boleh saja pamer kekayaan yang berlimpah, mobil mewah berjejer di garasi rumah. Rumah mewah yang benar-benar wah. Memiliki [puluhan hektar sawah. Memiliki rekening gendut yang sampai luber tumpah.

Tapi sadarkah anda, bahwa uang berlimpah yang anda dapatkan adalah dari hasil memeras downline anda. Camkan! Dan selamanya, yang namanya bisnis (sebenarnya lebih tepat disebut PENIPUAN) ala HYIP akan seperti ini akhirnya.

Jadi, mulai sekarang, hindari HYIP agar hidup anda tenang dan barokah.

Euro Speedcash Speedline Mulai Tidak Laku Dijual

Sebegaimana kami beritakan di postingan-postingan sebelumnya, bahwa investasi online speedline memberikan bonus bunga berupa mata uang Euro virtual. Euro virtual ini bukanlah mata uang Euro yang sesungguhnya.

Nah, karena mata uang virtual yang dikeluarkan oleh Speedline, maka mata uang itu juga hanya berlaku untuk antar sesama member Speeedline.

Kondisi terkini, Euro milik member numpuk dan tidak bisa dicairkan. Sudah tidak ada yang meu membeli. Kabar bahwa Euro Speedline akan bisa ditarik tunai via VISA Card sepertinya hanya impian belaka.

Euro Speedcash Speedline Mulai Tidak Laku Dijual



Euro Speedcash Speedline Mulai Tidak Laku Dijual

Hukum Ikut Investasi Online Speedline Inc

Hukum Ikut Investasi Online Speedline Inc
Barusan, Info terpanas dot com menemukan sebuah artikel menarik dari milis terkait hukum mengikuti investasi online Speedline. Berikut ini saya kutipkan isi milis tersebut:

Assalamu'alaikum...
Mohon bantuan dan penjelasan dari Ustadz2 yang berkompeten.

seorang teman bertanya kepada ana, apa hukum ikut investasi speedline...

Speedline adalah sistem investasi di internet dengan jangka waktu 100, juga sistem multilevel marketing, invest 100 euro kembali 200 euro.. mohon penjelasannya bisa di dapat di internet.

adalah suatu kewajiban untuk mengingat umat bagi ustadz2 yang memahami masalah ini.. sekali lagi mohon bantuannya..

Jazakalloh...
======================================

Assalamu`alaikum,

Karena adanya permintaan dari anggota milis untuk menerangkan tentang speedline inc, saya akan coba sedikit menjelaskan lagi mengapa kita jangan ikut speedline...

Speedlineinc masuk kategori money game alias serigala berbulu domba. Modus ini mirip spt thn 2002/2003 lalu, yg waktu itu marak money game berkedok investasi forex.

Cirinya adalah menjanjikan bunga diatas 1% per hari. Waktu itu namanya IIC, membernya sudah puluhan ribu, mulai dari tukang becak, kuli, perwira polisi, perwira tentara, guru, mahasiswa dll.

Setiap kota ada leadernya termasuk di Batam, bahkan dibeberapa kota sudah bisa membeli gedung atau menyewa gedung untuk merampok para member baru. Ulang tahun setahunpun dirayakan di Jakarta dan dihadiri oleh seluruh leader se Indonesia dan para member yg mau kesana, dan dimeriahkan oleh artis ibukota. Banyak pula para calon korban baru diajak untuk diyakinkan supaya nantinya bisa ditipu.

Dan memang berhasil, kalau gak salah waktu itu estimasi di forum diperkirakan dana yg tersedot dr seluruh Indonesia sampai ratusan milyar, dengan member puluhan ribu orang. Ngakunya waktu itu kalau gak salah IIC(International Investing Club) bermarkas di Singapura.

Saat itu sudah ada orang yg meyakinkan kami bahwa alamat di Singapura gak ada yg namanya IIC, tapi kami tetap gak percaya karena memang otak kami sdh tdk lagi berfikir rasional lagi, karena melihat bunga mengalir berupa dollar ke rek virtual kami tiap hari terbukti.

Setelah umur setahun ketua IIC di Indonesia mengajak ke semua member untuk mengajak teman2nya yg tukang becak, mahasiswa, dosen, karyawan, ibu rumah tangga, karyawan dll untuk gabung dan invest ke IIC.

Gak lama dari itu ternyata memang kabur, benar2 bajingan, perampok. Terbukti semua yang dikatakan forex trading, alamat di singapura, dll, semua BOHONG. Sempat ditangkap polisi, tapi gak tahu kenapa bisa keluar lagi, dan masih hidup sampai sekarang, dan hidupnya berantakan, kabar terakhir yg saya dengar.

Terjadilah kolaps massal,semua member panik, uang jutaan sampai milyaran hilang dibawa oleh leader indonesia, yg ngakunya leader Indonesia. Setelah itu muncullah yg mengaku2 bisa menyelamatkan uang member dengan cara dia membuat investasi sejenis, dan para korban tadi disuruh invest beberapa dolar agar bisa kembali. Tapi ternyata BAJINGAN juga mereka. Banyak kawan kami senasib yang stres, masuk rumah sakit jiwa, bahkan ada laporan percobaan bunuh diri.

Mengapa demikian? Karena memang biasanya kalau sdh ikut money game, karena merasa pembayaran masih lancar maka dia akan rela jual rumah, gadai rumah, jual emas, mobil, berhutang ke renternir, dll karena SERAKAHNYA muncul. Nah begitulah mengapa money game disebut SERIGALA
BERBULU DOMBA.

Sayapun kehilangan rumah kesayangan saya gara2 kebodohan saya waktu itu. Dari kejadian diatas saya sekarang paham, ternyata kitapun bisa jadi bandar money game spt diatas. Tahun 2004 sudah banyak dijual sofware money game atau disebut HYIP. Semua bisa berjalan otomatis, mulai dari register member, login, pembagian bunga otomatis, bisa disetting dari 1%, 2%, 3% dst tergantung kita. Waktu itu pembayaran otomatis menggunakan Egold, sejenis virtual money emas kurs dollar. Gila...selama ini saya dibodohin...memang bodohnya saya waktu itu.

Cara kerja money game:
Member pertama invest, kemudian dia dapat bunga dari uang dia sendiri yg dicicil 2% tiap hari, kemudian karena member pertama merasa terbukti dapat bunga mengalir ke accountnya, lalu dia ngajak kawan2nya sebanyak2nya, karena dia akan dapat 10% atau 15%, tergantung aturan sananya.

Dan selanjutnya kawan2nya invest, maka mereka mendapat bunga dari duwit mereka sendiri, sampai bekelanjutan rekrut orang terus...System software jalan otomatis melakukan pembayaran dari duwit mereka yg ikut selanjutnya. Biasanya karena software kuwalahan biasanya akan macet pada akhirnya.

Selanjutnya member yg duluan ikut sudah balik modal plus bunganya, sedangkan yang berikutnya berjibaku rekrut member baru untuk dapat komisi . Kemudian dari pihak bandar apabila dirasa sudah terkumpul uang banyak dan system sudah traffik dan macet, maka dengan mudah tinggal tutup aja websitenya, dan WASSALAM.

Kasihan member terakhir PASTI JADI KORBAN,dan orang yg berbahagia yg jadi member pertama dan menikmati keuntungan berlipat, sesungguhnya tidak lain melainkan uang dari orang yg diajak belakangangan. Dan tragisnya member terakhir jumlahnya sangat buanyak. Mengapa saya bilang pasti? Realita...BENAR2 PERAMPOKAN MASSAL..

Tahukah kawan2 semua apa itu trading forex?
Saya sudah terjun langsung trading forex sesungguhnya secara online, saya beli buku khusus masalah trading forex, belajar baca chart pergerakan forex, software auto buy, auto shell. Trading forex sesungguhnya tidak mudah dan sebagian memang mengandung spekulasi.

Saya gak percaya ada robot bisa memprediksi pergerakan chart forex selalu benar sehingga bisa memberikan bagi hasil bersih 3% sehari, OMONG KOSONG!!!!! Dalam trading forex membutuhkan kesabaran dan meredam keserakahan.

Akhirnya saya tinggalkan karena setelah beberapa pertimbangan:
1. Memperjual belikan mata uang utk spekulasi masuk hukum subhat mendekati HARAM.
2. Dalam trading forex online memakai sytem laverage atau margin, yg mana kita berdagang 1 dollar dianggap hingga 500 dollar, dan saya sdh minta fatwa ulama dari islam-online.net, dinyatakan HARAM.

Bisa kita renungkan, bertrading forex beneran saja sudah subhat mendekati HARAM apalagi MONEY GAME yg memang lelucon bin dagelan yang AKADNYA RIBA.

Mengapa MUI menganggap bunga bank konvensional juga RIBA? Karena bank menjanjikan memberikan lebih dari uang kita dengan pasti sekian persen diakadkan dimuka, Bukan riba bilamana bank menjanjikan sekian persen dari keuntungan dari hasil pengembangan uang kita. Nah sekarang kita bandingkan dengan MONEY GAME, bukankan dia menjanjikan uang kita sekian menjadi sekian diakadkan dimuka PASTI(riba).

Sungguh sangat prihatin saya mendengar dari kawan2 bahwa saudara2 kita ternyata banyak yg sdh ikut money game yg bernama speedlineinc.com, bahkan ada yg mengadaikan rumahnya, motornya, tabungan istrinya, dan mereka dari kalangan supir taxi, lurah, karyawan, pedagang balon, ..... Wah2 mirip sekali dengan kejadian thn 2003 silam....so kita tunggu aja apa yg terjadi di tahun ini dengan speedlineinc

Apa itu speedlineinc? Intinya yg dijanjikan speedline itu:
1) Investasi dengan tingkat ROI 1% – 3% per hari selama 100 hari
2) Mendapatkan bonus sekian persen
3) Mendapatkan income dari sistem get member dari referral / downline yang
diajak

Bagaimana perputaran uang di speedline?
1. PAKET SILVER = 10 EURO = RP 150.000,-, R.O.I = 1% / HARI SELAMA 100 HARI
2. PAKET GOLD = 100 EURO = RP 1.500.000,-, R.O.I = 2% / HARI SELAMA 100 HARI
3. PAKET PLATINUM = 250 EURO = RP 3.750.000,-, R.O.I = 2.5% / HARI SELAMA 100 HARI
4. PAKET DIAMOND = 500 EURO = RP 7.500.000,-, R.O.I = 3% / HARI SELAMA 100 HARI.

INGAT bahwa semakin banyak orang bergabung, komisi dan profit yang harus dibayarkan semakin besar, yang akhirnya akan menjadi beban pengelola dan menyebabkan pengelola kabur saat komisi tidak terbayar.

Kalau speedline memang bisa menghasilkan profit seperti itu terus:
1. Pengelola Speedline sudah menjadi orang terkaya di dunia.
2. Bank tidak akan laku lagi, karena bunga bank sekitar 6%, sementara di speedline 1%-3% setiap hari 3. Semua orang akan jadi kaya 4. Semua orang malas bekerja 5. Ekonomi kacau karena tidak ada lagi tenaga kerja

Penipuan sejenis ini yg terjadi sebelumnya:
1. Charles Ponzi: Ponzi menjanjikan return 50% dalam 45 hari dan 100% dalam 90 hari. Dalam praktiknya banyak investor yang kehilangan rumah dan tabungannya karena begabung dalam investasi bodong Ponzi.
2. Bernard Madoff: Mantan kepala bursa saham NASDAQ yang sekarang dipenjara 150 tahun karena investasi bodongnya menimbulkan kerugian dalam rupiah setara 600 TRILYUN rupiah.

Ciri-ciri penipuan berkedok Ponzi:
1: menggunakan istilah-istilah investasi agar terkesan luar biasa. Forex, expert advisor adalah istilah yang dapat dengan mudah diselewengkan artinya.
2: Menggunakan figur orang-orang terkenal sebagai pemanis.
3: Menggunakan testimony, sudah ada yg berhasil mendapatkan ratusan juta, dll.
4: Memanfaatkan keserakahan, dengan kata-kata tidak perlu belajar forex, semua orang pasti bisa, ayo cepat bergabung, tidak ada resiko.

Semua kata-kata ini adalah kata-kata marketing Apa benar dari forex bisa menghasilkan ROI 1%-3% per hari? Iya, bisa, untuk sesaat Tapi untuk terus menerus? Ingat, investor terkaya di dunia, Warren Buffet, hanya menghasilkan return 24% per tahun. Sekarang sebelum saudaraku ikut, tanyakan pada hati nurani anda, siapkah anda bertanggung jawab kepada orang yg anda ajak?

Demikianlah sedikit penjelasan dan pengalaman mengenai betapa bahayanya money game terhadap saudara2 kita maupun rakyat Indonesia pada umumnya. Saya mohon maaf bila ada yang marah atau tersinggung karena tulisan saya ini.

Niat saya tulus dan merasa terpanggil untuk menyampaikan ini, jangan sampai kita nyari uang susah2, begitu saja dirampok oleh orang gak bertanggung jawab. Bagi yang peduli, dan ingin berbuat baik kepada sesama mari sebar luaskan ke saudara2 kita kampanye ANTI MONEY GAME, semoga kalian semua mendapat balasan kebaikan dari ALLAH. Amin..

Wassalamu`alaikum
YOGI

http://www.mail-archive.com/assunnah@yahoogroups.com/msg32710.html

Rate Euro Speedcash Speedline Terjun Bebas

Setidaknya untuk kurun bulan-bulan ini dan 2 atau 3 bulan ke depan, seperti fenomena investasi online Speedline masih akan ramai dibicarakan publik.

Dalam inveatasi online Speedline, member yang bergabung dijanjikan akan diberikan keuntungan bunga yang berlipat-lipat melebihi bunga bank. Profit yang diberikan dalam mata uang Euro. Tapi tunggu dulu, ini bukan Euro sebagaimana yang berlaku di negara-negara Eropa sana, tapi Euro virtual yang dikeluarkan oleh Speedline, sehingga mata uang Euro yang ini hanya berlaku di komunitas Speedline saja.

Jika mata uang Euro yang asli, maka rate terhadap rupiah sekitar 15 ribuan rupiah. Awalnya, rate Euro versi Speedline juga segitu, tapi belakangan seiring dengan ketidakpastian nasib ke depan investasi Speedline ini, rate Euro ala Speedline ini terjun bebas sepuluh kali lipat dari semula, menjadi hanya Rp 1500 saja per 1 Euro Speedline. Simak screen shoot berikut:


Dan sepertinya fenemona ini akan terus berlanjut. Akankah investasi online ala Speedline akan terus bertahan? Kita lihat saja nanti.

Akun Facebook Eko Sulung jadi Ajang SPAM

Akun Facebook Eko Sulung jadi Ajang SPAM
Di tengah carut marutnya kondisi Speedline saat ini, ternyata membuat para leader Speedline manjadi kebingungan. Maka, kebanyakan leader Speedline lebih memiluh jalan aman dengan cara "bersembunyi" dari keramaian.

Seperti yang dilakukan oleh Eko Sulung, leader sekaligus orang yang memperkenalkan Speedline pertama kali ke Indonesia. Ia juga lebih memilih diam alias tak beraktivitas apa-apa dan cenderung "bersembunyi" dari publik.

Seperti terlihat dari akun facebooknya yang beralamat di http://www.facebook.com/ekosulung yang tidak pernah aktif update. Komentar dan keluhan dari para member yang mengalami masalah tidak pernah ditanggapi alias diacuhkan saja. Dari pantauan kami, update status terakhir yang Eko Sulung lalukan adalah tanggal 20 September 2011. Setelah itu, ia cenderung diam.

Berbagai tulisan di wall FB nya pun diisi dengan status sampah alias SPAM. Kemana aja pak Eko Sulung?

Parah! Di Tengah Situasi Panas, Web Pengumuman-speedline.co.cc Malah Menipu Member Speedline

Parah! Di Tengah Situasi Panas, Web Pengumuman-speedline.co.cc Malah Menipu Member Speedline
Di tengah situasi ketidakmenentuan akan nasib mereka di bisnis HYIP Speedline, ada saja orang yang malah memanfaatkan kesempatan ini dengan menipu.

Secara psikologis, orang yang sedang kebingungan, apapun akan dilakukannya agar masalah itu bisa diselesaikan. Aluh-alih ingin mendapatkan uang dengan mudahnya pencarian bonus Speedline via Visa Card, mereka malah kehilangan uangnya lagi.

Biar faham maksud saya, coba anda akses halaman yang mencoba memperdayai member speedline ini, http://pengumuman-speedline.co.cc/. Sekilas apa yang ditawarkan web ini masuk akal. tapi anda harus jeli, bahwa sebenarnya website ini adalah penipuan.

Secara sadar atau tidak sadar, anda akan dipaksa untuk mentransfer sejumlah dana ke akun Liberty Reserve milik pengelola web ini. Setelah anda transfer, anda baru tersadar, bahw anda telah tertipu. Sama halnya saat anda menerima sms pemberitahuan bahwa anda menerima hadiah sebuah mobil. Untuk pencairannya maka anda harus membayarkan pajak sekian juta ke nomor rekening tertentu. Dengan manutnya, anda pun mentransfer sejumlah dana ke nomor rekening dimaksud. Kemudian, anda baru tersadar, bahwa anda telah tertipu.

jadi, waspadalah, sebarkan berita ini ke teman-teman anda yang kebetulan sudah kadung join dengan Speedline. Jangan anda malah merugi dua kali.

Website Eko Sulung Suspended / Diblokir. Member Speedline Makin Was-Was

Website Eko Sulung Suspended / Diblokir. Member Speedline Makin Was-Was
Sebagaimana Info Terpanas dot com b eritakan sebelumnya, bahwa web support Speedline milik Eko Sulung, master leader Speedline di Indonesia disuspend oleh pihak penyedia hosting. Alasan terkuat pemblokiran website itu adalah karena Eko Sulung terbukti membuat web yang SCAM dan terindikasi menipu masyarakat lewat program Speedline itu.

Beberapa rekan yang bergabung dengan program ini yang sempat kami temui terkait hal ini mengaku cemas atau was was. Mereka cemas, jangan-jangan ini adalah tanda bahwa Speedline akan segera tutup juga. kalau sampai tutup, mereka akan merugi.

"Saya baru 2 minggu ini join, dan belum balik modal. Padahal saya sudah kadung invest banyak disana," papar Rudi, saat kami temui kemarin, 29/10/2011.

Hal senada dikatakan Iwan, "Saya bisa stress nih kalau Speedline sampai SCAM. Mana downline tiap hari mencecar saya terus dan meminta modalnya balik," tuturnya saat ditemui Info Terpanas dot com.

Agaknya, cepat atau lambat, bisnis online ala HYIP ini pasti akan SCAM. pasti akan tutup. Paling bisa bertahan 2 atau 3 tahun saja. jadi, member yang gabung belakangan bakal akan merasakan dampak kerugiannya secara langsung. Karena, saat mereka baru gabung, eh program ini malah tutup.

Lain dengan member yang sudah duluan gabung, mereka bisa menikmati hasil yang berlipat. Ini wajar, karena pasokan uang dari para member masih lancar. Perlu di ketahui, bahwa bisnis HYIP itu menganut skema ponzi. Skema yang berbebtuk pyramid. Orang yang dipucuk lah yang menerima bagian yang paling banyak karena menerima setoran uang dari para member di bawahnya.

Speedline Inc Adalah Bisnis Investasi Online Yang Merugikan Anggota

Speedline Inc Adalah Bisnis Investasi Online Yang Merugikan Anggota
Peneliti Ekonomi Bank Indonesia (BI) Batam, Oikos Mando, mengingatkan warga Batam yang kini sedang “demam” bisnis uang secara online untuk berhati-hati. Sebab jika bisnis tersebut tiba-tiba tutup, maka anggota atau peserta tidak jelas kemana harus mengajukan klaim atas modal mereka.

Menurut Mando, dalam memilih investasi, jangan hanya berfikir cepat balik modal. Yang juga penting diperhatikan adalah soal keabsahan hukum perusahaan tersebut maupun tingkat rimiten (pendapatan) yang bisa diraih membernya.

“Kalau mau berinvestasi pilih yang jelas-jelas saja. Kalau sudah begini mau kemana klaim kerugian yang dialami member,” jelasnya.

Mando pun menambahkan setiap investasi ada turunannya. Penghasilan seorang member juga mustahil mencapai 100 persen bahkan 500 persen seperti dijanjikan perusahaan bisnis uang online, Speedline, yang kini banyak diikuti warga Batam. Sebab, kata Mando, tidak ada tool atau aturan yang mengatur seperti yang dijanjikan oleh Speedline.

“Usaha seperti ini biasanya bertahan sampai 2 tahun. Sekarang saja sudah mulai menghilang websitenya, nah nanti kalau sama sekali tidak ada yang bisa dihubungi bagaimana?” ungkapnya.
Sama halnya dengan Mando, Head of Capital Market Information Centre PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Batam, Marco Poetra Kawet, mengatakan bisnis investasi online sejenis Speedline ini, tidak ada lembaga manapun yang menganjurkan lantaran banyak alasan. Setidaknya alasan keamanan dan legal perusahaan.

Marco menggambarkan, jika Speedline mengalami kerusakan server atau bahkan tidak bisa diakses sehingga transaksi keuangan tidak bisa dilakukan, maka pertanyaannya kemana seluruh membernya menggugat secara hukum.

Hal ini, kata Marco, harus menjadi catatan penting. “Para pemegang sahamnya ini kan rata -rata bertempat tinggal di luar negeri,” ungkapnya.

Marco menambahkan, Speedline yang dikatakan berbasis di Inggris ini jika ditelusuri pada dasarnya bermain forex (pedagangan mata uang) dan emas. Untuk menjalankan bisnis ini, para member di sana mengumpulkan dana dari imaging market dari negara-negara berkembang di Asia, termasuk Indonesia.

“Pertanyaan sekarang, apakah para member di sini sudah pernah mendapatkan emas atau forex yang dimainkan perusahaan Speedline di sana,” katanya.

Speedline ini, ungkap Marco, bak membeli kucing dalam karung. Sudah keluar investasi namun harus menunggu baru bisa kembali modal. Itu pun kalau bisa balik, bahkan yang paling meresahkan adalah kalau barang yang diinvestasikan tak kunjung muncul-muncul.
“Ini secara syariah pun sudah tidak sah. MUI sendiri menganggap transaksi ini riba dan tidak syar’i,” katanya.

Tak Bisa Dituntut

Praktisi hukum Bambang Yulianto mengatakan, dalam bisnis investasi online, bila ada member yang tak dibayar setelah menanamkan uangnya, tak ada satu orang pun atau badan hukum yang bisa dituntut atau dimintai pertanggungjawaban secara hukum.

Karena itu, kata dia, masyarakat jangan cepat tergiur oleh keuntungan yang dijanjikan.
“Misalnya si A mengajak B untuk gabung. Ajakan A langsung disambut B dengan ikut jadi jaringan A. Setelah uang si B untuk investasi awal diserahkan, si A langsung memberikan pin dan kartu tanda anggota kepada B yang merupakan hak si B. Ternyata janji bonus dari investasi online kepada B tak cair. Kalau terjadi seperti itu, si A posisinya dalam hukum tak bisa dijadikan tersangka atas laporan penipuan dari B,” ujarnya.

Sebab, kata Bambang, orang yang pertama mengajak jadi member, sudah menyerahkan hak membernya sesuai perjanjian setelah penyetoran modal awal. Jika ternyata bonus tak keluar, orang pertama tak bisa disalahkan. Yang bertanggung jawab adalah pengelola investasi.

“Kalau kantornya ada sih, kita masih berani ikut dan agak percaya. Namun, jangankan kantor, nomor telepon yang dapat dihubungi seandainya ada masalah pembayaran saja tak tahu,” katanya. (gas) (BatamPos)

Wow! 7 Ribu Member Speedline di Batam Siap-Siap Kecewa Karena Speedline SCAM

Wow! 7 Ribu Member Speedline di Batam Siap-Siap Kecewa Karena Speedline SCAM
Eko Sulung, adalah senior member Speedline sealigus pembawa bisnis Speedline ke Indonesia. Sekitar 2 hari ini, web support yang ia miliki (www.speedlineinc-indonesia.com)di suspend oleh pihak penyedia hosting karena terindikasi sebagai web yang scam dan merugikan banyak orang.

Terkait hal ini, pupus sudah harapan sebagian besar member tempat asal Eko Sulung untuk bisa meraih pundi-pundi Euro yang dijanjikan bakal mengucur bak air mengalir. Pupus sudah harapan mereka untuk menjadi orang kaya baru dadakan.

Berdasarkan penelusuran wartawan Batampos 21/10/2011, ternyata di Batam saja ada sekitar 7 ribu member Speedline.

Dari situs www.speedlineinc-indonesia.com (yang sekarang sudah disuspend oleh penyedia hosting, ed) disebutkan, Speedline masuk Indonesia pertama kali lewat Batam. Pengusaha Eko Sulung Nugroho disebut sebagai salah satu orang pertama yang mengembangkan Speedline di Batam. Sulung, pemilik usaha Sate Sulung, yang dihubungi Batam Pos, kemarin, menolak diwawancarai. Ia merekomendasikan sejumlah nama.

Anto, salah satu peserta senior Speedline di Batam, mengatakan, besarnya jumlah peserta di Batam karena peserta senior sangat aktif mencari peserta baru. Jumlah peserta yang besar ini bisa dilihat dari jaringan downline, bisa disebut kaki, yang dimiliki member sebelumnya. Anto memisalkan, jika member A memiliki jaringan sebanyak sepuluh member maka member yang direkrut oleh sepuluh member tadi juga menjadi jaringan member A.

Penghitungan perkiraan jumlah member ini, kata Anto, dilihat dari jumlah jaringan yang ada. Di jaringan yang ia ikuti saja, ungkap Anto, yang sama jumlah membernya dengan dia ada sekitar tujuh orang.

Dari penelusuran Batam Pos di situs speedline diketahui beberapa tokoh dan pengamat marketing tercatat sebagai peserta aktif, dan memiliki member yang cukup banyak.
“Kalau tujuh orang dengan member awal masing-masing sepuluh member, bayangkan sudah berapa kakinya,” ujar Anto.

Yani member Speedline asal Bengkong, mengaku dalam satu minggu bisa merekrut sepuluh orang bergabung menjadi downline di jaringannya. “Saya hanya lihat Speedline ini bisa hasilkan uang ya saya ikuti saja,” kata Yani.

Ia juga mengaku tidak tahu apakah Speedline ini legal secara hukum di Indonesia. “Ya itukan urusan Speedline, kalau saya yang penting modal balik,” katanya.

Sama dengan Yani, Ian asal Bengkong juga mengaku tidak mengerti soal Speedline ini sudah dilindungi hukum atau tidak. Tapi, kata Ian, selama member tidak mencuri ia anggap sah-sah saja. “Kan ga nipu atau nyuri,” ungkapnya.

Ketika ditanyakan soal risiko, Ian menjawab itu ditanggung masing-masing member. Jadi, kata Ian, bagi yang tidak berani mengambil resiko jangan bergabung.
“Jika Speedline ini tutup sedang modal yang diinvestasikan belum semuanya balik, maka orang pertama yang kami tanya adalah leader,” ungkapnya.

Tak Masuk Akal

Kepala Pegadaian Cabang Jodoh Juardi mengatakan, bisnis uang online berkedok investasi sama seperti prinsip judi atau main untung-untungan semata.

“Saya berpendapat, keuntungan yang ditawarkan sangat tak masuk akal. Mustahil dalam suatu prinsip ekonomi, tanpa usaha apapun mendadak mendapat laba yang spektakuler,” ujarnya.
Apalagi, katanya, bisnis investasi uang online ini pesertanya mayoritas dari tingkat ekonomi menengah ke bawah. Banyak dari mereka terbujuk oleh keuntungan yang ditawarkan. Sehingga untuk mendapatkan modal awal jadi membernya sampai rela menjual harta benda miliknya seperti motor, bahkan menjaminkan sertifikat rumahnya untuk mencari modal awal ditanamkan ke bisnis online tersebut.

“Kalau pola pikir manusia hanya ingin mendapat keuntungan yang spektakuler tanpa kerja, otomatis logika dan nalar akan tak jalan dan lebih mengedepankan emosional belaka. Ini yang harus kita waspadai. Jangan sampai masyarakat kecil jadi korbannya,” katanya.

Juardi berpesan agar masyarakat jangan mudah tertipu dengan bisnis yang tak masuk nalar dan logika. “Masyarakat yang sudah terlanjur ikut, sebaiknya kalau sudah balik modal, jangan kembali ikut lagi,” terangnya.

Speedline Inc Terindikasi SCAM. Member Banyak yang Stress

Entah sudah berapa kali model bisnis investasi yang beginian selalu saja hadir di tengah-tengah kita, masyarakat Indonesia. Anehnya, seolah terbius dengan uang yang dijanjikan, masyarakat berlomba-lomba untuk join.

Yang terbaru adalah Speedline Inc. Sebuah program HYIP yang mengaku sebagai perusahaan legal yang berasal dari Inggris. Walau banyak kejanggalan, toh ini tak menyurutkan langkah masyarakat untuk berbondong-bondong mengikuti program ini. Bahkan banyak diantara mereka yang beranggapan bahwa Speedline Inc adalah dewa penyelamat perekonomian mereka. Wah!

Makin hari, makin jelas kelihatan kalau sebenarnya Speedline Inc adalah bisnis penipuan alias SCAM. kabar terbaru sebagaimana kami beritakan sebelumnya, website support Speedline inc milik dedengkotnya Speedline di Indonesia, Eko Sulung, tersuspend alias terblokir. Sepertinya diblokir oleh penyedia hosting, masterwebnet, karena website itu terindikasi sebagai web scam dan merugikan member.

Kini, ditengah ketidakmenentuan nasib member yang sudah kadung menanamkan uangnya di Speedline, member pun pada cemas dan stress. Banyak yang putus asa dan pasrah atas nasib uang mereka. Bonus Euro virtual hanya sebatas pajangan di layar monitor belaka yang tidak bisa diambil. Mereka kaya akan Euro, tapi Euro jadi-jadian.

Lihatlah ekspresi para member Speedline inc yang stress seperti kami ambil beberapa dibawah ini:

Speedline Inc Terindikasi SCAM. Member Banyak yang Stress

Speedline Inc Terindikasi SCAM. Member Banyak yang Stress

Speedline Inc Terindikasi SCAM. Member Banyak yang Stress

Speedline Inc Terindikasi SCAM. Member Banyak yang Stress

Speedlineinc-indonesia.com; Web Support Speedline Eko Sulung Suspended

Speedlineinc-indonesia.com; Web Support Speedline Eko Sulung Suspended
Satu lagi bukti bahwa Speedline akan SCAM. Web support Speedline milik Eko Sulung, bosnya Speedline dari Indonesia di suspend oleh Masterweb.net, sang penyedia hosting.

Saat kami akses web Eko Sulung yang beralamat di http://speedlineinc-indonesia.com, maka yang muncul adalah: This Account Has Been Suspended.

Sebuah website disuspend tentunya memiliki alasan, dan pihak hosting punya kuasa untuk itu. Kalau kami lihat, sepertinya masalanya bukan pada hal teknis bayaran atau yang semisalnya.

Kami lihat, kontrak website baru akan berakhir pada 8 Maret 2012. Alasan terkuatnya, sebagaimana dinyatakan oleh Chandra Wijaya dalam akun Facebooknya, bahwa web eko sulung diblokir, karena melanggar TOS masterwebnet, yaitu membuat web scam, terbukti sudah mengecewakan banyak orang.

Jika sudah seperti ini, masihkan anda bersikukuh bahwa Speedline adalah bisnis online yang sesungguhnya dan bukan penipuan?

Speedline Inc Semakin Mendekati SCAM

Speedline Inc Semakin Mendekati SCAM
Sebagaimana kami uraikan dalam beberapa postingan yang lalu, juga dari berbagai bisnis online yang admin Info Terpanas dot com ikuti beberapa tahun terakhir, kami berani menarik kesimpulan, bahwa Speedline akan berakhir dengan SCAM alias tutup dan member yang baru gabung agar siap-siap gigit jari.

Speedline Inc termasuk bisnis online dalam kategori HYIP atau High Yield Investment Program. Bisnis ini memakai skema ponzi (cek wikipedia untuk mengetahui lebih jauh apa itu skema ponzi). Secara singkat, skema ponzi itu adalah suatu skema dimana member yang bergabung lebih dahulu akan mendapatkan bayaran, dimana bayaran itu diambilkan dari pembayaran member yang gabung kemudian. Demikian seterusnya.

Makin hari, janji-janji Speedline inc makin muluk-muluk. Kabar terbaru konon katanya Speedline Inc akan mengeluarkan kartu kredit VISA, yang dengan kartu itu member akan bisa langsung menarik euro-nya langsung ke rekening bank lokal. Semudah itukah?

Speedline, sekelas perusahaan yang "mak jelas" (baik itu pemiliknya, nomor teleponnya, alamatnya, customer servicenya untuk pengaduan), sepertinya sangat tidak layak diberikan hak untuk bekerjasama dengan VISA card. Coba anda pikirkan dengan hati yang bersih, apakah pihak VISA Card yang merupakan perusahaan bonafid yang diakui di seantero jagad akan menggandeng Speedline Inc yang berstatus "mak jelas" begini?

Jika anda tetap ngotot, bahwa Speedline itu tidak akan SCAM, tolong berikan saya data-data sebagaimana yang saya minta di paragraf di atas, terkait alamat, pemilik, nomor telepon, dst.

Lihatlah suara bawah (member bawahan alias member yang baru saja gabung dan belum merasakan manisnya euro sebagaimana yang dijanjikan:

Speedline Inc Semakin Mendekati SCAM

Member Speedline Inc sudah pada gelisah. Bonus gak bisa dicairkan ke akun Liberty Reserve lebih dari 1 bulan...

Speedline Inc Semakin Mendekati SCAM

Saking "judeg"-nya, salah satu member Speedline Inc pun bersenandung:
Speedline Inc Semakin Mendekati SCAM

Saudaraku... marilah segera berhenti dari kezaliman ini. Kenapa saya katakan kezaliman? ya, karena anda telah menzalimi downline anda. Sadarkah anda bahwa uang bonus anda itu diambilkan dari downline-downline anda! STOP pencarian member baru. Jangan biarkan korban-korban baru bertumbangan.

Kami hanya memberikan nasehat menurut apa yang kami anggap benar. Tunggu saja, saat Speedline Inc akan benar-benar hilang dari peredaran dan para member pun akan menangis meratap...

Penipuan Speedline Inc Menjadi Nomor 1 di Google

Speedline memang fenomenal. Antara yang pro dan kontra. Pro karena mungkin mereka telah merasakan bagaimana mudahnya mendapatkan pundi-pundi Euro Virtual yang kemudian bisa ditarik (ada juga yang tidak bisa, bahkan banyak yang hilang entah nyasar kemana) ke akun Liberty Reserve. Pembicaraan tentang Speedline tidak akan habis-habisnya. Pembicaraan akan habis kalau website Speedline benar-benar tutup alias off. Lambat laun, Speedline akan dulupakan masyarakat.

Cobalah anda keyword "Penipuan" lalu berhentilah sebentar, jangan langsung menekan tombol enter di kotak search Google.co.id, maka anda akan mendapati sugesti keyword dari google. Nah, ternyata keyword suggestion yang ada di urutan 1 adalah keyword "Penipuan Speedline". Perhatikan gambar berikut:



Untuk beberapa waktu ke depan, sepertinya ini akan bertahan, mengingat saat ini masyarkat sdang demam dengan speedline. Mereka yang sudah kadung join dengan Speedline tentu berharap banyak akan menerima keuntungan yang berlipat ganda seperti yang diinfokan uplinenya.

Rupanya masyarakat Indonesia telah melupakan sejarah masa lalu, dimana kejadian yang serupa ini selalu terulang dan terulang lagi. Perlu diketahui, bahwa Speedline adalah sebuah peogram investasi online yang dikenal dengan istiah HYIP atau High Yield Investment Program atau kalau diterjemahkan menjadi program investasi berisiko tinggi.

Bunga tinggi yang mereka tawarkan beratus-ratus kali atau bahkan ribuan kali lipat dari bunga bank menjadi daya tarik utama. Kaya mendadak. Itulah obsesinya.

Akankah Speedline SCAM atau tutup atau merupakan program penipuan? Kita tunggu saja.

Keyword populer yang terkait dengan postingan ini: speedline penipu, penipuan speedline, speedline menipu, speedline, speedline 17 oktober, situs ngadat, member cemas tak balik modal, speedline-inc indonesia, situs website speedline ngadat, info update speedline 17 oktober 2011, sppedlineinc, info speedline, di medan oknum speedline ditangkap, speedline info 16 oktober 2011, speedline 15 oktober 2011, video youtube korban speedline, investasi hyip, ada apa dg speedline oktober, berita speedline senin, 17 oktober 2011, speedline 17 oct, investor speedline mengadu ke polisi, speedline telah kembali normal, info speedline 18 oktober, speedline 17 oktober 2011, info speedline terkini, kok speedline member area masi belum bisa di buka, speedline info 17 oktober 2011, info speedline terbaru, dr. sigit sudarmadi, m.sc, speedline scam, kabar speedline, info kartu visa speedline , web login speedline tidak bisa buka, speedlineinc, batam pos 17 oktober tentang speedline

8 Member Speedline Batam Laporkan Upline ke Polisi

8 Member Speedline Batam Laporkan Upline ke Polisi
8 Member Speedline Batam Laporkan Upline Polisi
Baru saja saya baca koran Batampos, tertera judul, "Peserta Speedline Lapor Polisi". Beritanya berisi 8 orang member Bisnis investasi Speedline Inc yang melaporkan uplinenya yang telah menipu mereka yang kini keberadaan uplinenya tersebut entah dimana karena telah kabur.

“Speedline bisnis menipu. Kami mau ambil bonus, situsnya mati. Apalagi upline kami, Vincent, telah kabur,” kata Rida, warga Perumahan Anggrek Sari, salah satu pelapor.

Seperti diberitakan BatamPos, 17/10/2011, Sebanyak delapan anggota Speedline dan Speed Return, bisnis uang online, melapor ke Mapolresta Barelang, Jumat (14/10) malam. Mereka merasa tertipu karena saat hendak mengambil bonus, tak bisa mengakses website Speedline.
Mereka adalah Rida, Leni, Nurlela, Dewi, Abdul Aziz, Santi, Rasyida, dan Lova. Seluruh korban melaporkan orang yang pertama mengajak bisnis online tersebut, yaitu Vincent dan Meri. Vincent dan Meri dianggap telah menipu mereka.

“Speedline bisnis menipu. Kami mau ambil bonus, situsnya mati. Apalagi upline kami, Vincent, telah kabur,” kata Rida, warga Perumahan Anggrek Sari, salah satu pelapor.
Rida dan kawan-kawannya mengaku menanggung kerugian hingga ratusan juta rupiah lewat duit yang telah ditanam di bisnis itu. “Uang saya sendiri saja Rp50 juta, belum lagi kawan-kawan yang lain,” katanya.

Menurut Rida, setelah uang disetor ke Vincent dan Meri, mereka memang mendapat ID untuk membuka account di situs Speedline. Saat itu bonusnya kelihatan bertambah. Belakangan bonus dan uang modal mereka tak bisa dicairkan lagi.
“Situsnya pun susah dibuka. Saya cari Vincent, ternyata sudah kabur,” terangnya.
Tahu Vincent kabur, Rida sempat mendatangi rumah Meri di Palm Beach, Baloi untuk menanyakan masalah tersebut. “Justru kami dapat jawaban tak mengenakkan dari Meri. Dia ngomong ke saya: ‘kalian saja lagi sial, yang lainnya bisa kok,” kata Rida.
Meri saat ini sedang diperiksa di Mapolresta Barelang terkait aduan delapan orang member Speedline.

Rida mengatakan, beberapa waktu lalu, sejak server Speedline ngadat, ia sempat bertemu Vincent di Pujasera Golden Land. “Setelah Vincent menjelaskan, saya terkejut. Dia bilang Speedline ternyata bisnis menipu. Uang yang ditanam hanya diputar antara para upline dan downline saja,” ucapnya.

Baca juga:
Info Terbaru Speedline: Situs Ngadat, Member Cemas Tak Balik Modal
Waspadai SpeedLine Inc; Bisnis Investasi HYIP Yang Kontroversial Itu
Speedline Inc Menunjukkan Tanda-Tanda SCAM!

Artinya, dalam bisnis Speedline, siapa anggota terakhir, dialah yang jadi tumbal. Bahkan, saat itu, Vincent bilang ke Rida, kalau ingin balik modal, harus bisa mencari downline sebanyak-banyaknya untuk dijadikan tumbal. Sebab, yang katanya modal peserta digunakan untuk berbisnis saham berupa emas, ternyata itu bohong belaka.

“Sebenarnya duit yang diputar itu adalah adalah duit peserta. Hanya diputar dari upline ke downlinenya saja. Misalnya peserta pertama dan kedua itu mendapatkan lagi jaringan peserta yang ketiga. Peserta ketiga itulah yang nantinya jadi tumbal. Sebab, uang yang telah disetorkan hanya untuk membayar bonus peserta pertama dan kedua saja,” terangnya.

Belum sampai modalnya diminta, Vincent keburu kabur. Saat Batam Pos mengonfirmasi terkait laporan penipuan Speedline, Kasatreskrim Polresta Barelang, Kompol Yos Guntur, mengaku belum mendengar laporannya.

“Saya malah belum dengar. Mungkin besoklah saya kasih tahu. Intinya siapapun yang mencoba melakukan bisnis tipu-tipu akan tetap kita tindak tegas selama pelapor punya bukti kuat. Saya mengimbau masyarakat Batam, jangan terlalu percaya bujuk rayu orang demi meraup keuntungan tak wajar. Kita pikir secara logika dululah, jangan gelap mata dengan hasil. Bisa dipertanggung jawabkan kemana kalau seandainya ada hal-hal tak diinginkan,” terangnya.

Istilah terkait yang populer yang berhubungan dengan postingan ini: speedline, speedline 17 oktober, situs ngadat, member cemas tak balik modal, speedline-inc indonesia, situs website speedline ngadat, info update speedline 17 oktober 2011, sppedlineinc, info speedline, di medan oknum speedline ditangkap, speedline info 16 oktober 2011, speedline 15 oktober 2011, video youtube korban speedline, investasi hyip, ada apa dg speedline oktober, berita speedline senin, 17 oktober 2011, speedline 17 oct, investor speedline mengadu ke polisi, speedline telah kembali normal, info speedline 18 oktober, speedline 17 oktober 2011, info speedline terkini, kok speedline member area masi belum bisa di buka, speedline info 17 oktober 2011, info speedline terbaru, dr. sigit sudarmadi, m.sc, speedline scam, kabar speedline, info kartu visa speedline , web login speedline tidak bisa buka, speedlineinc, batam pos 17 oktober tentang speedline

Update Blog Paling Seru di Malam Hari!

Diberdayakan oleh Blogger.